Wow, Proyek Jalan Wanasari-Pulo Puter Sejajar CBL Baru Seminggu Sudah Rusak

- Redaksi

Sabtu, 9 Januari 2021 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Proyek infrastruktur (kegiatan belanja konstruksi) Peningkatan Jalan Wanasari – Pulo Puter Sejajar CBL yang diselenggarakan oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi, kembali mengalami kerusakan (retak).

Padahal proyek tersebut baru saja selesai dikerjakan, dalam hitungan seminggu yang lalu. Sehingga menuai pertanyaan masyarakat.

Hasil pemantauan Media, terlihat plank proyek dikerjakan oleh PT. Bona Jati Mutiara, melalui proses Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) tahun anggaran APBD 2020, dengan nilai anggaran Rp 7.543.000.000, atau lebih dari Rp7,5 milyar.

Hasil pekerjaan yang kurang maksimal itu, membuat sebagian masyarakat menganggap bahwa kontraktor gagal menjalankan program Pemkab Bekasi.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Kebijakan LKM Pengganti NIK Pemkot Bekasi

“Proyek dengan item beton sudah terjadi keretakan, baru hitungan hari. Pekerjaan tersebut diduga gagal konstruksi, dikarenakan kondisi jalan saat ini sudah sangat parah,” ujar Bosir, seorang warga setempat, kepada media ( 8/1/2021)

“Hasil yang demikian dikarenakan lemahnya sistem pengawasan dengan tidak adanya metode pekerjaan yang jelas, ditambah lagi tidak adanya quality control baik secara teknis di lapangan maupun pengujian mutu dari beton yang dipasangkan, yang menyebabkan kualitas pengerjaan proyek tidak memenuhi standar kualitas,” kata Bosir

Sementara itu ketua Komunitas Peduli Bekasi, Yanto Purnomo, mendesak Kejaksaan Negeri Kebupaten Bekasi agar memeriksa pekerjaan tersebut. Selain mengalami patah dan retak, beberapa ruas jalan beton tersebut ternyata masih baru dikerjakan

Baca Juga :  Resepsi Nikah Tole Model Drive Thru Bisa Jadi Solusi Hindari Kerumunan

“Saatnya Kejari masuk untuk memeriksa, karena patut diduga ada unsur kesengajaan oknum-oknum tertentu, sejak proses pelelangan hingga finishing. Masih baru kok bisa patah?” terang Yanto.

Menurut dia, tanpa harus menunggu hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), Kejari bisa langsung melakukan penyelidikan terhadap seluruh instansi terkait proyek tersebut.

“Periksa semua prosesnya, mulai dari pelelangan, penandatanganan kontrak, hingga serah terima. Karena menjadi aneh jalan bisa retak dan patah belum sepuluh tahun usianya. Ini harus segera diusut agar jelas penyebabnya dan memberikan efek jera bagi oknum-oknum yang mencoba mempermainkan uang rakyat,” tegas Yanto.

Baca Juga :  Seluruh Mahasiswa Sentil Kebijakan Kampus Pelita Bangsa

Sementara itu, Prima selaku Kasi Wasdal pada Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Kontruksi (DSDABMBK) mengungkapkan, pihaknya akan segera menegur pihak kontraktor PT. BJM.

“Iya bang nanti kita tegur pihak ke 3. Dan nanti kita tinjau ke lapangan, kalau untuk saksi nanti saya komunikasikan ke pimpinan setelah peninjauan ke lapangan,” jelasnya dalam pesan WhatsApp.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi
Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi
Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK
Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?
Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan
Damkar Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 4 Kios di Pasar Tambun Selatan
Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:22 WIB

Balita Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Tiri di Bekasi Meninggal Dunia, Jenazah Diautopsi

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:10 WIB

Koalisi Sipil Desak KPK Tuntaskan Dugaan Ijon Proyek di Kabupaten Bekasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:29 WIB

Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:55 WIB

Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami