Seluruh Mahasiswa Sentil Kebijakan Kampus Pelita Bangsa

- Redaksi

Minggu, 8 September 2019 - 20:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Universitas Pelita Bangsa bagian salah satu kampus terbesar yang berada di Kabupaten Bekasi di demo oleh mahasiswanya sendiri, mahasiswa mendemo lantaran managemen kampus tersebut mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan mahasiswa membayar biaya sebesar Rp. 500.000,- dengan dalih biaya migrasi data Sekolah Tinggi menjadi Universitas.

Namun begitu menurut ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STT, Fahri Pangestu menjelaskan, bahwa biaya sebesar itu menurutnya tidak memiliki dasar hukum yang jelas. Lalu, apa yang menjadi dasar dari kebijakan tersebut sehingga Kampus Pelita Bangsa membuat kebijakan tersebut.

Baca Juga :  PIA Fraksi Demokrat DPR RI Berbagi Bantuan Modal ke UMKM

“Seharusnya kampus yang sudah mulai besar ini, dengan memakai nama Universitas harus lebih dewasa dalam mengambil kebijakan yang sifatnya untuk kepentingan mahasiswa, mereka harus koperatif kepada mahasiswanya, sehingga adapun kebijakan yang di keluarkan oleh Managemen kampus untuk mahasiswanya, tentunya dalam musyawarah bersama, baik dari Managemen maupun dari mahasiswanya sendiri, “jelasnya, Minggu (8/9/2019) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika seperti ini tambahya, tentu sangat disesalkan, jika kebijakan yang dikeluarkan kampus sungguh memberatkan mahasiswa, sehingga mahasiswa harus turun gunung untuk melakukan penolakan. Walaupun hampir lima jam kita gelar aksi dan memang hasilnya kebijakan Rp 500.000,- tersebut dibatalkan oleh pihak managemen.

Baca Juga :  Kampus Pelita Bangsa Mengaji

Selain itu fahri juga menuturkan, bahwa kebijakan-kebijakan mengenai biaya yang dibebankan kepada mahasiswa seperti ini bukan pertama kalinya dikeluarkan oleh Kampus Pelita Bangsa. Pada 2015, kampus membuat parkir berbayar yang katanya dana parkir tersebut akan dibuat fasilitas parkir bertingkat dan akan ada transparansi keuangan, lalu pada tahun 2017 kampus mengeluarkan kebijakan membayar server sebesar Rp. 5000,-/ transaksi. Ternyata parkirpun semerawut dan server masih sering down karena kuota masuk server tidak sepadan dengan jumlah mahasiswa.

Baca Juga :  JNE Cikarang Sukses Helat JNE Goes to School

“Seharunya kebijakan yang sudah jalan seperti biaya parkir dan biaya server yang harus di benahi terlebih dahulu, jangan yang satu saja belum beres keluar lagi kebijakan-kebijakan baru, “ujarnya.

Namun begitu, fahripun berharap managemen harus ada transparansi keuangan atas biaya yang telah dibebankan kepada mahasiswanya, baik dari biaya pakir, biaya server, ataupun sekaligus biaya untuk setiap kegiatan Mahasiswa itu sendiri,”hal tersebut telah diatur dalam Undang-Undang No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi pasal 63 huruf A dan B,” tandasnya.

(izi/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaga Budaya Jawa di Era Modern, PrimeBiz Hotel Cikarang Gandeng Kopi Jawara
Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026
Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot
Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 07:05 WIB

Jaga Budaya Jawa di Era Modern, PrimeBiz Hotel Cikarang Gandeng Kopi Jawara

Senin, 21 September 2026 - 16:34 WIB

Perumda Tirta Bhagasasi Raih Terbaik I Pengelolaan Media Sosial DigiKom Fest 2026

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Kamis, 17 September 2026 - 19:19 WIB

Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP

Berita Terbaru