Warga Sumedang Seruduk Kantor BBWS Cimancis Menuntut Uang Ganti Rugi Proyek Waduk Jatigede

- Redaksi

Selasa, 15 Mei 2018 - 19:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pembangunan Waduk Jatigede ternyata masih menyimpan persoalan hingga kini. Ribuan warga yang terdampak dari pembangunan ini harus direlokasi. Namun, relokasi tersebut ternyata masih belum bisa menyelesaikan persoalan. Pasalnya, warga mengaku belum menerima uang ganti ruginya dan kerohiman dari mega proyek tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh Kartini (45), warga Desa Sirnasari Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang. Dia bersama rombongan dari Sumedang, Indramayu, Majalengka, Cirebon, dan dibantu oleh salah satu LSM mendatangi Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimancis, Jl. Pemuda Kota Cirebon hari Selasa (15/5). Upaya tersebut dilakukan dalam rangka menuntut ganti rugi dan uang kerohiman.

Baca Juga :  PIA Fraksi Demokrat DPR RI Berbagi Bantuan Modal ke UMKM

“Ada sisa 60% yang belum dibayar. Kami cuma baru dikasih Rp 29 juta saja,” jelasnya saat ditemui RakyatJabarNews.com di tengah aksi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kartini memaparkan, dirinya dan warga lain baru dikasih uang Rp 29 juta saja. Namun, jumlah tersebut masih belum memenuhi untuk membangun rumah kembali.

Baca Juga :  AHY Ungkap Partai Demokrat kejar target 15% Pada Pemilu 2019

“Rumah saya, lahan, dan tanah kena proyek Waduk Jatigede. Kami direlokasi dan dikasih tanah. Tapi, kami hanya dikasih uang Rp 29 juta saja,” tuturnya.

Kartini menambahkan, dia dan warga lainnya yang terkena dampak dari proyek tersebut, menginginkan uang ganti tiga sebesar Rp 120 juta untuk membangun rumah, dan yang kerohiman sebesar Rp 29 juta. Apalagi menurutnya, ada sekitar 60 KK yang belum mendapatkan ganti rugi tersebut.

Baca Juga :  Muhammadiyah Ciledug Dirikan Posko Peduli Bencana Banjir

“Kita berharap pembayarannya cepat diselesaikan. Karena, kita sendiri yang bangun rumah. Kita hanya disediakan tanah dan kayu saja,” pungkasnya.

Sedangkan saat pihak LSM meminta penjelasan terkait hal tersebut kepada pihak BBWS, kepala BBWS sedang tidak ada di tempat. Sehingga, pertemuan tersebut belum menemukan titik terang.(Juf/Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami