Warga Sumedang Seruduk Kantor BBWS Cimancis Menuntut Uang Ganti Rugi Proyek Waduk Jatigede

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pembangunan Waduk Jatigede ternyata masih menyimpan persoalan hingga kini. Ribuan warga yang terdampak dari pembangunan ini harus direlokasi. Namun, relokasi tersebut ternyata masih belum bisa menyelesaikan persoalan. Pasalnya, warga mengaku belum menerima uang ganti ruginya dan kerohiman dari mega proyek tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh Kartini (45), warga Desa Sirnasari Kecamatan Jatinunggal Kabupaten Sumedang. Dia bersama rombongan dari Sumedang, Indramayu, Majalengka, Cirebon, dan dibantu oleh salah satu LSM mendatangi Kantor Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimancis, Jl. Pemuda Kota Cirebon hari Selasa (15/5). Upaya tersebut dilakukan dalam rangka menuntut ganti rugi dan uang kerohiman.

“Ada sisa 60% yang belum dibayar. Kami cuma baru dikasih Rp 29 juta saja,” jelasnya saat ditemui RakyatJabarNews.com di tengah aksi tersebut.

Kartini memaparkan, dirinya dan warga lain baru dikasih uang Rp 29 juta saja. Namun, jumlah tersebut masih belum memenuhi untuk membangun rumah kembali.

“Rumah saya, lahan, dan tanah kena proyek Waduk Jatigede. Kami direlokasi dan dikasih tanah. Tapi, kami hanya dikasih uang Rp 29 juta saja,” tuturnya.

Kartini menambahkan, dia dan warga lainnya yang terkena dampak dari proyek tersebut, menginginkan uang ganti tiga sebesar Rp 120 juta untuk membangun rumah, dan yang kerohiman sebesar Rp 29 juta. Apalagi menurutnya, ada sekitar 60 KK yang belum mendapatkan ganti rugi tersebut.

“Kita berharap pembayarannya cepat diselesaikan. Karena, kita sendiri yang bangun rumah. Kita hanya disediakan tanah dan kayu saja,” pungkasnya.

Sedangkan saat pihak LSM meminta penjelasan terkait hal tersebut kepada pihak BBWS, kepala BBWS sedang tidak ada di tempat. Sehingga, pertemuan tersebut belum menemukan titik terang.(Juf/Ymd/RJN)

Comment