Walau Sudah Paruh Baya, Janda Beranak 5 ini Tidak Mau Berpangku Tangan

- Redaksi

Sabtu, 16 Juni 2018 - 19:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Semilir angin sepoi-sepoi menembus dedauanan yang menghijau di jalur Cipeujeh-Kamarang, Lemahabang Kabupaten Cirebon, tepatnya di perbukitan Ciwado dan Gunung Beas. Di situ terdapat sebuah warung sederhana terbuat dari anyaman bambu yang menjajakan makanan khas kampung dan minuman es serta kopi panas milik seorang janda paruh baya yang ditinggal mati sang suami asal desa setempat.

Sambil mencicipi jajanan murah meriah serabi hangat dan secangkir kopi pahit, awak media disambut senyum mengembang pemilik warung, yang bernama Encun Turnasih (50). Sudah 2 tahun lebih dirinya berjualan serabi dan rujak kangkung lebih dikarenakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca Juga :  Rotary Club Indonesia Berikan Bantuan 13 Toilet untuk SD di Kota Cirebon

“Sudah hampir 2 tahun jualan serabi, Alhamdulillah masih bisa ngasih makan dari hasil usaha di sini,” terangnya, Sabtu (16/6).

Adapun kebanyakan pembelinya merupakan pengendara motor ataupun mobil yang lewat dan berhenti untuk beristirahat sejenak, sambil melihat suasana alam lembah Ciwado dari atas perbukitan Gunung Beas, dan dengam mencicipi serabi dan segelas kopi panas ataupun segelas air es.

“Pada umumnya pembeli yang mampir itu pengendara yang lewat menuju arah obyek wisata kura-kura ataupun pengendara yang menuju arah Sindanglaut,” terangnya.

Baca Juga :  Evi Aprilianti, Sosok Wanita Pekerja Keras yang Hobi Modeling

Dikatakan Encun, dirinya berjualan tidak sendiri, melainkan ditemani anak perempuannya yang dropout dari bangku kelas 2 SMP Negeri 1 Astana Japura. Hal tersebut dikarenakan tidak ada biaya untuk ongkos angkutan umum, sehingga anaknya inilah yang selama ini ikut membantunya berjualan serabi dan rujak soun.

“Selama ini ditemani anak dalam berjualan, untuk menyekolahkan ke jenjang lebih tinggi tidak ada biaya,” tuturnya.

Ditambahakan Encun, berjulan serabi ditempat toang yang jauh dari pemukiman bukanlah pilihan, karena untuk berjualan di tengah perkampungan haruslah menyewa tempat. Sedangkan berjualan di area Gunung Beas merupakan tanah desa yang kosong yang hanya perlu izin kepada pemerintah desa setempat untuk berjualan demi menyambung hidup.

Baca Juga :  Wow, Pensiunan ini Ingin Anak Muda Cirebon Berwirausaha

“Rata-rata penghasilan di sini hanya untuk menyambung hidup. Kalau lagi sepi ya hanya dapat 30 ribu sehari. Namun jika ramai bisa mencapai 50 ribu, bisa untuk ngasih makan anak,” jelasnya.

Encun berharap nasib anak-anaknya bisa lebih baik lagi. Walaupun putus di tengah jalan, namun memiliki niat mengambil kejar paket B dan Paket C agar bisa bekerja sehingga kehidupan bisa lebih baik lagi.(Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional
Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa
Go-Woman.id Gelar Seminar UMKM Perempuan, Dorong Bisnis Rumahan Naik Kelas
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Ramadhan 1447 H: Rektor Institut Agama Islam Nusantara Ajak Umat Raih Predikat Taqwa
Mekanik Cikarang Juara Nasional Kontes Mitsubishi Fuso 2025, Persiapan Hanya 1 Bulan
Ekosistem PNM Ciptakan Pemberdayaan Lintas Generasi, dari UMKM hingga Lapangan Kerja
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:06 WIB

Maxim Perkuat UMKM di 400 Kota, Bantu Pelaku Usaha Tekan Biaya Operasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:50 WIB

Pemuda Patriot dan Digdaya Ajak Generasi Muda Jaga Ketertiban dan Persatuan Bangsa

Senin, 6 Juli 2026 - 21:31 WIB

Go-Woman.id Gelar Seminar UMKM Perempuan, Dorong Bisnis Rumahan Naik Kelas

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Diskusi “Bedah Roadmap Implementasi B50: Regulasi hingga Dampaknya terhadap Industri Otomotif Indonesia” menghadirkan Cahyo Setyo Wibowo dari Kementerian ESDM, Ronny Senjaya, dan Aji Jaya dalam rangkaian GIIAS 2026, Tangerang, Jumat (7/8/2026).

Otomotif

B50 Diuji 40.000 Km, Apa yang Terjadi pada Kendaraan Diesel?

Jumat, 7 Agu 2026 - 13:39 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe memberikan apresiasi kepada atlet Peparpeda saat membuka ajang olahraga pelajar disabilitas di Kota Bekasi.

Olahraga

Atlet Paralimpik Kota Bekasi Bikin Bangga

Kamis, 6 Agu 2026 - 14:00 WIB