Ulang tahun ke-39, Iptu Sulastri Tiup Lilin di Rumah Sakit

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com, Depok– Ulang tahun ke-39 dilewati Iptu Sulastri di rumah sakit. Terbaring di atas kasur perawatan, Sulastri yang sebagian wajah dan kepalanya masih tertutup perban meniup lilin dan memotong kue ulang tahun yang dibawakan rekannya sesama anggota kepolisian.

Adegan itu terekam dalam sebuah video yang diunggah dan viral di media sosial. Akun instagram Polisi_Kita pada Jumat, 11 Mei 2018 membagikan foto-foto yang juga menggambarkan adegan haru itu.

Terlihat dalam video dan foto-foto tersebut, Sulastri yang terbaring di atas kasur berseprai hijau di sebuah rumah sakit disambangi oleh rekannya sesama anggota kepolisian. Seorang Polwan berkerudung hitam kemudian menyodorkan kue ulang tahun lengkap dengan lilin yang menyala kepada Sulastri.

Sulastri yang masih terbaring lemah dan memakai baju pasien berwarna putih menyambutnya dengan tiupan hingga api di lilin padam. Ia menyambut pisau kue yang diberikan rekannya untuk memotong kue.

“Happy birthday… sehat selalu Lastri,” ujar salah seorang rekannya.

Terhitung lima jam setelah diunggah ke media sosial, video berdurasi 31 detik itu telah disaksikan sebanyak 7.564 kali dan dibagikan sebanyak 161 kali.

Sulastri adalah salah satu korban kerusuhan berujung penyanderaan terhadap aparat kepolisian di Rumah Tahanan Cabang Salemba di Kompleks Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat yang terjadi selama 36 jam terhitung sejak Selasa malam, 8 Mei 2018.

Sulastri menderita luka memar di sekujur bagian wajahnya dan gigi korban habis. Sulastri juga menderita luka sobek di bagian mulutnya. Kondisi memilukan Sulastri itu diunggah oleh Brigjen Krishna Murti yang kini menjabat sebagai Kepala Biro Misi Internasional (Karomisinter) Divhubinter Polri, Rabu, 9 Mei 2018, kemarin melalui akun Instagram miliknya krishnamurti_91.

Dalam foto yang diunggah tersebut nampak Iptu Sulastri, tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara, Depok. Kondisi Sulastri mengenaskan dengan luka memar di kedua matanya.

Nampak jelas bercak darah yang ada di pakaian Sulastri pada bagian lengan sebelah kanan. Petugas medis juga nampak tengah membersihkan luka sobek di bagian bibir Sulastri di ruang Instalasi Gawat Darurat itu.

Tak hanya itu, sejumlah gigi Sulastri juga habis dihajar para narapidana teroris. Dari foto yang diunggah itu, pada dahi Sulastri juga terlihat bekas luka yang masih memerah. Selain itu luka memar juga nampak di bagian bawah mata sebelah kirinya. Sulastri mengenakan pakian berwarna abu-abu dengan stelan celana jins.

Beberapa informasi beredar terkait penyebab luka serius yang dialami Sulastri. Informasi pertama menyebutkan luka diderita Iptu Sulastri akibat dihantam menggunakan tabung apar atau alat untuk memadamkan api di rutan tersebut.

Para napi teroris tersebut menghantamkan alat tersebut usai keributan yang dipicu salah satu napi teroris, Wawan yang tidak terima makanan yang dihantarkan pihak keluarga diperiksa pihak kepolisian.

Sementara informasi lainnya menyebutkan bahwa Sulastri sebelum akhirnya berhasil meloloskan diri dari rutan itu terluka di bagian mulut akibat sayatan senjata tajam yang dilakukan oleh para napi teroris.

Drama kerusuhan beserta penyanderaan di Mako Brimob itu berakhir pada Kamis pagi, 10 Mei 2018 setelah 145 narapidana teroris yang sebelumnya menguasai tiga blok tahanan di Mako Brimob menyerah tanpa syarat. 10 Orang napi teroris yang sempat bertahan di dalam Rutan pun akhirnya juga menyerah.

Kerusuhan itu menyebabkan lima anggota kepolisian gugur dan satu teroris tewas. Seorang anggota kepolisian yang menjadi sandera terakhir dan telah dibebaskan adalah Bripka Iwan Sarjana.(red/RJN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *