Bekasi – Pemerintah Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan bersama Bupati Bekasi terus berlanjut lakukan pembongkaran bangunan liar (Bangli) yang merupakan instruksi Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Jumat (11/4/2025).
Lurah Bahagia, Khoirul Anwar mengatakan pembongkaran bangunan liar di wilayah Kelurahan Bahagia dilakukan di tiga ruas jalan, Jl. KH Tajudin, Jl. Almakmur atau jalan Bombay, tetapi dalam Surat Keterangan (SK) Kabupaten yaitu Jl. Pulo Asem Timaha, dan Jl. Tanggul ke arah makam KH. Noer Ali.”Ada 3 ruas jalan, di Jl. KH Tajudin, Jl. Almakmur kalau di SK Kabupaten Pulo Asem Timaha, 1 lagi di Jl. Tanggul ke arah makam KH. Noer Ali,” jelasnya saat dikonfirmasi rakyatjabarnews.com.

Pembongkaran bangunan liar (Bangli) dilakukan untuk mendukung pembangunan akses jalan dan normalisasi. Terlebih, dalam proses pembongkaran bangunan liar (Bangli) ini tidak menuai protes dari warga yang telah membangun bangunan di area tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan yang kita laksanakan tidak ada suatu penolakan maupun yang mengakibatkan gesekan di lapangan,” sambungnya.
Demikian begitu, Lurah Bahagia, Khoirul Anwar mendukung penuh dan mengapresiasi atas kinerja Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serta Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.Tak hanya itu, Khoirul juga mengucapkan terima kasih kepada para jajaran aparat keamanan baik dari pihak TNI dan Polri yang telah membantu mengamankan prosesi penertiban pembongkaran bangunan liar (Bangli) tersebut.

Saya sangat apresiasi teruntuk Gubernur dan Bupati Ade Kuswara Kunang. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran aparat keamanan dari pihak TNI dan Polri yang juga memberikan suporting dalam prosesi penertiban bangunan liar,” tutupnya. (*)










