Terduga Teroris yang Diamankan di Kota Cirebon Dikenal Kurang Gaul

- Redaksi

Senin, 14 Oktober 2019 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Rumah di dalam Gang Sempit di Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon mendadak menjadi pusat perhatian petugas. Beberapa petugas dan tim Inafis memeriksa rumah itu, setelah sebelumnya mengamankan salah satu penghuninya yakni pria berinisial B.

Sekitar satu jam lebih rumah itu digeledah, petugas membawa sejumlah barang yang dibungkus dua plastik putih besar berisi buku-buku dan benda-benda lainnya milik terduga.

Baca Juga :  DPPPA Kota Bekasi jelaskan Kronologi Balita Meninggal Dunia di Kelurahan Bojong Menteng

Kepala RW 03 Kelurahan Panjunan Syarif Rahman mengaku, tidak tahu menahu terkait apa warganya diamankan petugas. “Kalau dari petugas bilangnya masih terduga, tapi saya tidak tahu terduga apa,” katanya, Minggu (13/10/2019) malam.

Ia mengatakan, B bersama istri dan keempat anaknya sudah menempati rumah itu selama satu tahun dan jarang bergaul dengan tetangga. “Pindahan dari Jakarta, tinggal di sini kurang lebih satu tahun,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, petugas melakukan penggeledahan di dua kamar yang ditinggali terduga, setelah itu petugas membawa buku-buku dan semacam belati kecil. “Buku-buku apa saya tidak tahu, ada seperti pisau kecil juga dibawa,” ujarnya.

Baca Juga :  Kades Muktiwari Hadiri Peletakan Baru Pertama Masjid Baitul Makmur

Syarif mengungkapkan, pria itu sehari-hari berjualan es di salah satu sekolah dasar di Kota Cirebon. Sementara rumah yang ditinggali adalah rumah milik mertuanya. “Mertuanya ada di Bogor, sehari-hari dia jualan es,” pungkasnya. 

(uan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Polres Metro Bekasi Ringkus 25 Bandit Motor, 23 Motor Curian Berhasil Disita
Kuasa Hukum Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bekasi, Korban Sampai Dirawat 4 Hari

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:08 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Kontrakan Jatirangga Bekasi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Berita Terbaru