DPPPA Kota Bekasi jelaskan Kronologi Balita Meninggal Dunia di Kelurahan Bojong Menteng

- Redaksi

Senin, 7 Desember 2020 - 13:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Sehubungan dengan berita Kasus Balita meninggal dunia di Kelurahan Bojong Menteng Kecamatan Rawa Lumbu Kota Bekasi, 26 November Lalu.

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bekasi telah mengeluarkan laporan yang menjelaskan bahwasanya kondisi anak tersebut tidak ditemukan tanda-tanda Penganiayaan dan dinyatakan meninggal dunia karena sakit. Senin, 7 November 2020.

DPPPA Kota Bekasi telah mengeluarkan Surat dengan Nomor:463/1126-DPPPA menjelaskan langkah-langkah yang sudah dilakukan :

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Penanganan tgl 30 November 2020 :

A. Tim DP3A dan KPAD Kota Bekasi koordinasi ke unit PPA dan Reskrim bahwa kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polresta Bekasi.

Baca Juga :  Densus 88 Antiteror Bawa 3 Plastik Hitam dari Kediaman Terduga Teroris di Bekasi

B. Tim Melakukan koordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Bantar Gebang untuk memastikan kasus telah ditangani dan ditindak lanjuti sesuai ketentuan berlaku (sampai proses pemakaman korban).

C. Tim melanjutkan koordinasi ke dokter RSUD Bantar Gebang dengan Hasil :

  • Korban diperiksa oleh dokter sudah dalam kondisi meninggal dunia;
  • Tidak diketemukan indikasi kekerasan/ Penganiayaan;
  • Korban / Almarhum diduga kurang gizi;
  • untuk lebih jelasnya penyebabnya diarahkan ke RSUD DR. Chasbullah Abdul Madjid Kota Bekasi untuk pemeriksaan visum tapi kedua orang tua menolak;
  • pemeriksaan orang tua khususnya ibunya diduga mengalami gangguan jiwa.
Baca Juga :  7 Jam Jenazah NF Berhasil Ditemukan di Kalimalang

2. Penanganan Tanggal 1 Desember 2020 :

A. Koordinasi lurah Bojong Menteng dengan hasil ;

  • Ibu Kandung Korban ber KTP Mustika Jaya dan Suami KTP Kabupaten Bekasi.
  • yang bersangkutan tinggal ikut saudaranya karena ada permasalahan ekonomi memilih kontrak dalam satu wilayah RW;
  • Sering mendapatkan bantuan sosial dari Kelurahan.

B. Melakukan kunjungan rumah korban bersinergi dengan DP3A, Kessos, Kecamatan, Lurah Bj. Menteng, Puskesmas, Bimas polisi, Koramil, KPAD, Peksos dan KPAD Kota Bekasi serta Satgas RT terkait Advokasi dalam upaya tindak lanjut permasalahan sosial masalah anak, program perlindungan anak, kesehatan keluarga dan bantuan sosial lainnya.

Baca Juga :  Balok Budiyanto: Diharapkan Cirebon Akan Menjadi Destinasi Wisata Bahari Internasional

C. Psikolog melakukan pemeriksaan kejiwaan ibu korban yang diduga menelantarkan anak karena ketidak mampuan dalam pengasuhan anak yang baik dan mengalami gangguan kemampuan yang sangat kurang.

D. Tim melakukan koordinasi tindak lanjut ibu korban untuk mendapatkan rehabilitasi mental dari Dinas Sosial (Peksos) setelah hasil asistmen Psikolog UNISMA’45

E. Tim melakukan koordinasi tindak lanjut domisili keluarga korban untuk mendapatkan identitas yang terdaftar sebagai penduduk Kota Bekasi dan akan segera di Proses Pihak Kecamatan

F. Tim Melakukan koordinasi dengan Baznas terkait keluarga korban untuk mendapatkan bantuan sosial lainnya secara berkelanjutan.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Berita Terbaru