Tahu Sindangkerta Khas Majalengka, Empuk,Gurih dan Tak Kalah Enak dengan Tahu Lainnya

- Redaksi

Senin, 10 Juli 2017 - 16:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Majalengka – Satu produksi andalan Kabupaten Majalengka, Tahu Sindangkerta dianggap tidak begitu banyak dikenal oleh konsumen di Majalengkanya sekalipun, karena kurangnya promosi serta produksi yang tidak begitu banyak. Orang lebih mengenal tahu sumedang, tahu Talaga atau tahu Cibuntu serta tahu susu asal Bandung.

Padahal tahu Dindangkerta, yang diproduksi warga Desa Sindangkerta, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka tidak kalah enak dan gurihnya dengan tahu yang diproduksi di daerah lain.

Rasanya yang khas, bentuknya lebih kecil dan dibentuk dengan cara dibungkus kain serta tahunya padat namun tetap empuk karena tanpa bahan pengawet.

Menurut keterangan salah seorang produsen tahu Sindangkerta Mamat Salemet (52) serta istrinya Icih (50) mudah basinya tahu mereka karena bahan dasarnya hanya tepung kedelai, garam serta kunir.

Meski hanya dibubuhi garam rasanya sangat gurih, hal itu kemungkinan karena air serta penggunaan minyak goreng yang tidak pernah memakai minyak bekas atau lebih dikenal jalantah. Minyak goreng untuk menggoreng tahu asal Sinangkerja ini sekali pakai.

Baca Juga :  Pemkab Majalengka Anggarkan 78 Miliar untuk mengaji 1.197 PPPK Guru

“Minyaknya sekali pakai karena minyak langsung habis,” kata Mamat.

Cara menggorengnyapun tidak seperti pedagang tahu pada umumnya dengan api yang besar minyak yang penuh hingga satu wajan dengan kondisi minyak yang hitam, namun dengan api yang sedang, dan minyak yang selalu jernih. Itulah mungkin diantaranya kenapa tahu sinangkerta ini rasanya lebih gurih dibanding tahu lain.

“Kuningnya dengan tumbukan kunir setelah itu diairi dan dibanjurkan ke atas tahu yang sudah di bentuk diatas wadah,” kata Mimin.

Baca Juga :  PASAR SENGGOL 2018 Jelajahi Kuliner Street Food Kekinian

Menurut Mamat, di Sindangkerta hanya ada tiga produsen tahu kesemuanya adalah keluarga kaka beradik. Ketiga orang tersebut adalah Mamat Slamet dan kedua adiknya Hasan serta Amin.

“Menurut ceritera orang tua kami dulu, orang pertama yang membuat tahu disini adalah kake kami Karma, setelah meninggal kerajinan tahu diteruskan oleh orang tua kami, dan sekarang kami bertiga,” ungkap Mamat. (juf/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jabarano Coffee Buka Cabang ke-10 di Jatinangor, Ada Area Outdoor hingga Reading Corner
Harper Cikarang Hadirkan Midnight Bites, Promo Kuliner Tengah Malam Pukul 23.00–03.00 WIB
FOX Lite Hotel Cikarang Hadirkan Nasi Bakaran, Harga Mulai Rp35 Ribu
7 Sajian, Satu Perjalanan Rasa: Eksplorasi Kuliner Baru BATIQA Jababeka
Aroma Daging Ini Bikin Lapar Seketika, Ternyata Ada di Cikarang!
Masih Ada Aroma Betawi Lama di Jakarta Fair 2026, Wajib Disinggahi Sebelum Tutup
Archipelago Hotels Hadirkan Sensasi Street Food Tokyo Lewat Program 60 Seconds to Tokyo
Surga Kuliner Nusantara di Jakarta Fair 2026! Kerak Telor, Pempek, Sate Lilit hingga Soto Banjar Ada Semua

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Jabarano Coffee Buka Cabang ke-10 di Jatinangor, Ada Area Outdoor hingga Reading Corner

Rabu, 30 September 2026 - 20:40 WIB

Harper Cikarang Hadirkan Midnight Bites, Promo Kuliner Tengah Malam Pukul 23.00–03.00 WIB

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

FOX Lite Hotel Cikarang Hadirkan Nasi Bakaran, Harga Mulai Rp35 Ribu

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:08 WIB

7 Sajian, Satu Perjalanan Rasa: Eksplorasi Kuliner Baru BATIQA Jababeka

Kamis, 30 Juli 2026 - 22:39 WIB

Aroma Daging Ini Bikin Lapar Seketika, Ternyata Ada di Cikarang!

Berita Terbaru