Suharso Monoarfa Menilai Proyek Meikarta Menguntungkan Negara

- Redaksi

Jumat, 13 Oktober 2017 - 21:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cikarang-Mantan Menteri Perumahan Rakyat kabinet Indonesia Bersatu Jilid II dan juga anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Suharso Monoarfa menilai proyek kota baru Meikarta yang dikembangkan oleh Lippo Group di kawasan Cikarang ini sangat menguntungkan negara. Terutama untuk sektor pajak.

Menurutnya, kota-kota itu bukan dibangun oleh negara atau pemerintah. Pemerintah hanya memberikan kisi kisi tentang infrastruktur dan kemudahan. Kota dibangun oleh inisiatif swasta.

“Karena itu adalah wilayah hak privat dari penduduk. Kan orang kau tinggal di mana tergantung orangnya di mana negara tidak bisa masuk ke sana. Pemicunya ada yang sekolah,” jelasnya.

Dia menjelaskan sewaktu menjabat sebagai menteri, dari sepuluh orang yang mengajukan KPR untuk MBR itu ada delapan orang belum mempunyai NPWP sehingga bank tidak bisa kasih. Maka dari itu masyarakat harusnya punya NPWP, tapi pihqknya tidak tahu di mMeikarta ini bisa jadi lima atau enam orang.

Baca Juga :  Jasa Marga Pastikan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama Siap Digunakan

“jadi artinya ada sumbangan properti untuk memastikan seseorang dari yang bukan tekspayer yaitu tidak punya NPWP menjadi punya NPWP. Itu menjadi satu keuntungan sendiri untuk sektor negara dan yang kedua karena dia pembayar pajak tentunya sudah ada harapan untuk penghasilan PPH yang pasti,” tuturnya.

kemudian ketika tanah menjadi lempengking tidak itukan tidak menghasilkan apa-apa untuk pemerintah di mana tanah itu berada.

Baca Juga :  Gangnam District Bekasi Resmikan Pembukaan Marketing Gallery

“Misalnya, waktu menjadi lempengking paling-paling yang dibayar adalah PBB tahunan yang dibayar rendah sekali dan tidak menimbulkan manfaat menghasilkan manfaat maksimum untuk pemerintah daerah Kabupaten Bekasi,” lanjutnya.

“Tapi,kemudian menjadi sesuatu yaitu daerah hunian mau tidak mau PBB nya meningkat, kalau PBB meningkat karena PBB dedicated kepada pemerintah maka dari pendapatan daerah (PAD) di daerah ini naik, itu pasti.kemudiah meringankan pusat dalam hal transfer daerah untuk viscalnya,” pungkasnya.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indosat Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB Mulai Rp499 Ribu per Bulan
PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan
Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan
IM3 Gelar Pesta Hadiah IMPoin 2026, Siapkan 2.026 Hadiah Termasuk Mobil Listrik BYD
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality
Kopi Express Zuri Express Lippo Cikarang Gelar Baking Class Bersama HAI Cake dan Emina
Bukan Sekadar Fashion Show, Batik Anak di Cikarang Punya Misi Istimewa
RS Annisa Cikarang dan Keluarga Pasien Sepakat Berdamai, Ini Penjelasan Manajemen

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Indosat Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB Mulai Rp499 Ribu per Bulan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:53 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Adira Finance Satukan Operasional Mandala, Perluas Layanan Pembiayaan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:03 WIB

IM3 Gelar Pesta Hadiah IMPoin 2026, Siapkan 2.026 Hadiah Termasuk Mobil Listrik BYD

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:06 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung NTSC 2026, Perkuat Kompetensi Generasi Hospitality

Berita Terbaru

Anggota Pokdarwis Kuya Asih Belawa mengikuti pendampingan digital marketing pariwisata untuk meningkatkan promosi destinasi wisata Kura-kura Belawa. (Istimewa)

Cirebon

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Minggu, 18 Okt 2026 - 18:14 WIB