Sudah 20 Tahun Kemal Jalani Profesi ini Dengan Berjalan Kaki Hingga Lintas Provinsi

- Redaksi

Minggu, 12 Agustus 2018 - 22:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Kemal

i

Kemal

RakyatJabarNews.com, Cirebon– Kisah inspirasi berawal Dari Inflasi yang terjadi di negeri tercinta lambat laun sangat terasa oleh masyarakat pra sejahtera seperti yang dialami oleh Kemal 34 Tahun yang berprofesi sebagai pedagang keliling jajanan anak di bilangan cipeujeh kamarang kabupaten Cirebon Jawa Barat.

Selidik punya selidik, Kemal 34 Tahun sudah berjualan sejak umur 16 tahun dan jika dihutung lamanya maka lebih 20 tahun berjualan keliling berjalan kaki menyusuri jalanan di wilayah Jawa Barat. Kemal asal warga Desa Negla yang berada di Kecamatan Losari Kabupaten Brebes Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga :  Komplotan Jambret Jalur Pantura Akhirnya Ditangkap

Walau menempuh jarak berpuluh puluh kilometer tidak menyurutkan langkah bapak dua (2) anak ini dalam mengais rejeki halal dengan cara berjualan makanan (Red. jenis agar agar) dan mainan anak anak demi menghidupi keluarga.

Ditemui di bilangan jalan Cipeujeh Kamarang, Kemal menceritakan rutinitas dari jam 4 subuh dirinya sudah mempersiapkan barang dagangannya hanya minum air saja tanpa terlebih dahulu untuk sekedar sarapan dirinya pun lansung berpamitan pada sang istri dan memikul dagangannya, Minggu (12/8/2018).

Masih menurut Kemal setelah sampai di bilangan Sindanglaut baru bisa tenang barulah dirinya sarapan alakadarnya di warung nasi agar kuat bejalan menyusuri jalanan Cipeujeh Kamarang dalam menjajakan barang dagangannya.

Baca Juga :  HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

“Sekarang untuk bisa bawa pulang uang 100 ribu sudah susah apalagi sekarang ini bulan hapit makin kejepit, tuturnya.

Namun kondisi yang sulit tidak membuatnya putus asa, kemal tetap berjuang dikala negeri ini mengalami inflasi.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru