Soal Propaganda Rusia, Relawan: Pernyataan Jokowi Karena Gosip dari Meme Black Campaign

- Redaksi

Sabtu, 9 Februari 2019 - 14:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Taufik Hidayat adalah Sekjen Relawan Prabowo Sandi Digital Team (PRIDE).

i

Taufik Hidayat adalah Sekjen Relawan Prabowo Sandi Digital Team (PRIDE).

RJN, Jakarta – Pernyataan Capres Joko Widodo tentang penggunaan konsultan asing dan propaganda Rusia dikomentari oleh Relawan Prabowo Sandi Digital Team (PRIDE) melalui Sekjennya, Taufik Hidayat menilai pernyataan Jokowi ini tidak memiliki bukti nyata Prabowo menggunakan konsultan asing.

“Saya menantang Pak Jokowi beserta timnya untuk membuktikan pernyataan tentang propaganda Rusia. Ini pilpres harus bermutu, bukan dengan cara menyerang yang tidak mendasar,” ujar Taufik di Jakarta (7/2).

Taufik juga menyoroti bahwa Jokowi mempercayai berita hoaks dan turut menyebarluaskannya untuk menakut-nakuti

Baca Juga :  Ketua Umum TP-PKK Berikan Bantuan Berupa 19 Paket Sembako Kepada Warga
masyarakat salah satunya adalah tentang meme yang viral tentang beberapa nama asing yang membantu pemenangan. Dalam poster tersebut terdapat nama Anthony Leong yang juga Koordinator PRIDE.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seorang calon presiden yang juga Presiden Republik Indonesia percaya berita hoaks dan menyampaikan kepada publik tanpa dasar dan fakta. Konyol sekali dan memalukan negara dengan membawa negara asing Rusia. Kami melihat Pak Jokowi hanya menyebut poster yang viral itu.” sebut Taufik sambil menunjukkan poster yang beredar itu.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV DPRD Kab. Cirebon; Insentif Nakes Tidak Bisa Seenaknya Dibebankan ke APBD

Polemik ‘propaganda Rusia’ yang disebut Jokowi bermula saat capres petahana itu sempat menyindir ada tim sukses kandidat Pilpres 2019 yang menyewa konsultan asing. Tim sukses itu, kata dia, menggunakan teori propaganda Rusia.

Pernyataan Jokowi dilontarkan saat bertemu relawan di Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (3/2). Pernyataan itu merespons tudingan Jokowi sebagai antek asing.

Jokowi tidak merinci siapa pihak yang dimaksud. Dia hanya mengatakan bahwa konsultan asing itu menggunakan propaganda ala Rusia di Pilpres 2019.

Baca Juga :  Walikota Bekasi Apresiasi Aparaturnya Ikuti Hari Lahir Pancasila

Propaganda Rusia itu sendiri, menurut Jokowi, yakni menyebarkan kebohongan sehingga membuat masyarakat menjadi ragu. Jokowi menyebut propaganda tersebut juga berpotensi memecah belah masyarakat.

“Enggak mikir ini memecah belah rakyat atau tidak, enggak mikir mengganggu ketenangan rakyat atau tidak, ini membuat rakyat khawatir atau tidak, membuat rakyat takut, enggak peduli,” kata Jokowi saat itu.

Pidato ‘propaganda Rusia’ itu pun menuai protes, salah satunya dari Kedutaan Besar Rusia untuk Indonesia. Mereka menegaskan Rusia tidak dalam posisi mencampuri politik dalam negeri Indonesia.

“Istilah ini sama sekali tidak berdasarkan pada realitas,” cuit Kedubes Rusia untuk Indonesia melalui akun Twitter resmi mereka, pada Senin (4/2/2019).(hum/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November
PEVS 2026 Siap Digelar, Hadirkan Kendaraan Listrik dan Cashback Rp200 Juta
16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Toyota Bikin Mobil Makin Pintar, Kini Bisa Diakses Lewat Smartphone
KAMMI Diajak Terlibat Aktif dalam Pembangunan Desa
Rocky Gerung Soroti Ideologi Global, Asep Kusnanto Tekankan Partisipasi Publik
Persija Jakarta Kalah 2-3 dari Persita, Shin Tae-yong Siapkan Evaluasi
Indosat Bundling iPhone 18 Pro, Kuota 175GB Mulai Rp499 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:26 WIB

PEVS 2026 Siap Digelar, Hadirkan Kendaraan Listrik dan Cashback Rp200 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Toyota Bikin Mobil Makin Pintar, Kini Bisa Diakses Lewat Smartphone

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:24 WIB

KAMMI Diajak Terlibat Aktif dalam Pembangunan Desa

Berita Terbaru