“Namun ‘istirahat’ yang dimaksud di sini adalah dalam bentuk duduk dengan jeda waktu agak lama di antara rangkaian rakaat salat. Di mana istilah untuk menyebut duduk setelah menyelesaikan 4 rakaat salat di malam bulan Ramadan dengan 2 salam, disebut dengan tarwihah, karena orang-orang beristirahat setiap empat rakaat,” tulisnya dalam buku tersebut.
Dalam sejarah awal Islam, salat-salat malam yang dilakukan di bulan Ramadan ini tidak dikenal dengan istilah salat tarawih secara spesifik.
Hal itu lantaran, karena memang tidak ditemukan hadis secara langsung langsung dari Nabi Muhammad SAW yang menyebutnya secara eksplisit dengan istilah salat tarawih. Namun yang lebih dikenal adalah Qiyam Ramadan.
Qiyam Ramadan secara bahasa berarti, berdiri dalam bulan Ramadan. Sedangkan maknanya adalah, qiyamm merupakan aktivitas berdiri di malam bulan Ramadan, bentuknya adalah salat.
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 Selanjutnya











