Lantas, Nabi Muhammad kembali mengerjakan salat tarawih pada 25 Ramadan. Saat itu, banyak para sahabat mengikuti beliau untuk salat tarawih di masjid. Hingga pada 29 Ramadan, beliau tidak lagi salat di masjid tapi salat di rumah.
Hal ini lantaran, ditakutkan nantinya para sahabat menganggap salat tarawih lazimnya salat wajib. Padahal, sejatinya tidak, melainkan ibadah sunah.
Sabda Nabi Muhamad: Sesungguhnya aku bukannya tidak tahu keberadaan kalian (semalam saat salat tarawih). Akan tetapi aku takut nanti menjadi diwajibkan atas kalian sehingga kalian menjadi keberatan karenanya.(HR. Bukhari Muslim).
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 Selanjutnya











