Ryan Hardhyansyah Korban Penganiayaan Menghembuskan Nafas Terakhir di Rumah Sakit.

- Redaksi

Jumat, 21 Juli 2017 - 11:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Ita Warnaasih warga Desa Warujaya Kecamatan Depok Kabupaten calon mempelai korban Ryan Hardhyansyah masih shok, dan trauma atas kejadian yang menewaskan calon suaminya itu.

Ita warnaasih tercatat sebagai seorang mahasiswi semester akhir di FKIP jurusan Bahasa Indonesia Unswagati dan telah menjalin hubungan hampir delapan tahun dengan korban. Rencananya, pada hari Senin 28 agustus 2017 mendatang keduanya akan melangsungkan akad pernikahan.

Baca Juga :  Truk Ekspedisi Tabrak Tronton,1 Orang Tewas Tergencet

Namun takdir berkehendak lain, atas musibah yang menimpa calon suaminya. Ryan Hardhyansyah menjadi korban penganiayaan hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ryan dianiaya oleh sejumlah awak bus PO Bhineka, hingga menderita luka berat yang disebabkan oleh hantaman benda tumpul dan aksi kekerasan yang dilakukan para pelaku.

Sementara lanjut Ita saat ditemui di lokasi otopsi area pemakaman desa setempat mengatakan, ia dan keluarganya berharap agar semua pelaku penganiyaan bisa segera tertangkap, dan menjalani proses hukum seadil-adilnya.

Baca Juga :  Polres Cirebon Kota Menduga Ada Penghapusan Data Rekaman CCTV di Ruangan Operasional PO Bhinneka

“Saya yakin semua pelaku pasti punya keluarga dan anak dan pasti bisa merasakan akan apa yang saya alami sekarang. Apalagi saya baru ditinggal oleh Almarhumah Ibunya dan baru melakasanakan peringatan 7 hari tahlil almarahum ibu, baru selesai beres tahlil justru saya mendapat kabar duka susulan bahwa calon suami saya meninggal duna di rumah sakit,” ungkap Ita sambil menahan sedih.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:41 WIB

16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Berita Terbaru

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja melepas kontingen Kabupaten Bekasi untuk berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Pemkab Bekasi menargetkan posisi tiga besar dengan raihan 120 medali. Acara pelepasan berlangsung di Gedung Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Kamis (5/11/2026).

Olahraga

Bupati Bekasi Targetkan Tiga Besar Porprov XV Jabar 2026

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:50 WIB