Rekomendasi Panwascam Ditolak KPU Kota Cirebon, Tim Pemenangan Oke akan Melaporkan Secara Hukum

- Redaksi

Minggu, 1 Juli 2018 - 02:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Menyikapi sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cirebon yang menyatakan bahwa rekomendasi dari Panwascam terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU) ditolak, Tim Gabungan Pemenangan Pasangan Bamunas-Edo (Oke) menganggap bahwa hal tersebut menyalahi aturan, dan akan melaporkannya secara hukum.

“Sikap KPU menunjukkan kinerja yang kurang profesional, karena telah melanggar PKPU no. 8 tahun 2018 tentang pemungutan suara,” jelas Ketua Tim Gabungan Pemenangan Pasangan Oke Edi Suripno saat jumpa pers di DPC PDI Perjuangan, Jl. Pangeran Diponegoro, Kota Cirebon, Minggu (1/7) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Baca Juga :  Momen Hari Raya Idul Adha, Penumpang Stasiun Kota Cirebon Alami Peningkatan

Edi menambahkan, KPU juga telah melakukan kebohongan publik, karena sebelumnya telah menyatakan bahwa akan melakukan apapun yang direkomendasikan oleh Panwascam Kota Cirebon. Namun nyatanya, rekomendasi Panwascam untuk melaksanakan PSU ditolak oleh KPU.

“Selain itu, juga telah terjadi intervensi dari Bawaslu Jawa Barat untuk membatalkan keputusan rekomendasi Panwascam,” jelasnya.

Sehubungan dengan itu, lanjut Edi, pihak Tim Gabungan Pemenangan Pasangan Oke akan melakukan upaya hukum, yakni melaporkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), melaporkan kepada pihak kepolisian terkait tindakan melanggar hukum, serta upaya gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dengan dasar terstruktur, sistematis, dan masif.

Baca Juga :  Hari Pertama, KPU Kota Bekasi Belum Menerima Satupun Paslon

“KPU harus bertanggung jawab kepada masyarakat Kota Cirebon akibat melakukan kebohongan publik. Karena itu, kami akan melaporkan KPU dan Panwaslu,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029
PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Demokrat Bekasi Turun ke Lapangan, Lomba Rakyat Meriahkan HUT RI
dr. Ferry Parluhutan Sirait Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Tempati Komisi IV
Demokrat Kabupaten Bekasi Gencarkan Aksi Sosial Jelang HUT ke-24, Donor Darah hingga Tanam 2.000 Mangrove
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:13 WIB

Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029

Senin, 7 September 2026 - 16:53 WIB

PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB