Rayakan HUT Bekasi & RI, Kampung-Kampung Berlomba Jadi yang Terkeren dan Terbersih!

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025 - 15:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Foto sekelompok orang terdiri dari tim penilai, aparat, dan warga berdiri berjejer di depan mural warna-warni bertuliskan "Bangkit Maju Sejahtera" dalam suasana cerah, sebagai bagian dari kegiatan Lomba Kampung Bersih 2025 di Kabupaten Bekasi.

i

Foto sekelompok orang terdiri dari tim penilai, aparat, dan warga berdiri berjejer di depan mural warna-warni bertuliskan "Bangkit Maju Sejahtera" dalam suasana cerah, sebagai bagian dari kegiatan Lomba Kampung Bersih 2025 di Kabupaten Bekasi.

Bekasi – Dalam semangat menyambut Hari Jadi ke-75 Kabupaten Bekasi dan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali menggulirkan program inspiratif: Lomba Kampung Bersih Bangkit Maju Sejahtera 2025. Program tahunan yang digelar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) ini bukan hanya perayaan, tetapi juga gerakan akar rumput untuk menumbuhkan budaya bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Di tengah tantangan pengelolaan sampah yang makin kompleks, lomba ini hadir sebagai bentuk edukasi dan ajakan konkret kepada masyarakat untuk ikut bertanggung jawab menjaga lingkungan dari lingkup terkecil—kampung tempat mereka tinggal.

“Lomba ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah gerakan perubahan pola pikir. Sampah bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab kolektif kita semua sebagai penghasilnya,” tegas Mansyur Sulaiman, Kabid Pengendalian dan Pengelolaan Persampahan DLH Kabupaten Bekasi, Kamis (31/07/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lomba Lingkungan yang Menggerakkan Warga

Tiap kecamatan diwajibkan mengirimkan minimal dua peserta, masing-masing dari kategori perumahan dan pemukiman/pedesaan, dengan kuota maksimal empat peserta. Penilaian dilakukan berdasarkan enam aspek utama:

  1. Kebersihan dan pengelolaannya
  2. Ekonomi sirkular
  3. Keindahan lingkungan
  4. Keasrian
  5. Gotong royong warga
  6. Keamanan lingkungan

“Kami ingin aspek-aspek ini menjadi budaya, bukan sekadar dekorasi saat lomba berlangsung,” ujar Mansyur.

Hadiah Menarik, Gerakan Nyata

DLH telah menyiapkan beragam hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi. Juara umum tingkat kabupaten akan membawa pulang uang pembinaan sebesar Rp 11 juta dan satu unit gerobak motor. Gerobak motor juga akan diberikan untuk juara umum kategori perumahan dan pemukiman.

“Hanya juara umum yang mendapat gerobak motor. Namun juara satu hingga tiga tetap akan mendapatkan uang pembinaan, plakat, dan piagam penghargaan,” lanjutnya.

Dari “Buang” ke “Pilah”: Saatnya Berubah

Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini adalah platform edukasi masyarakat untuk beralih dari pola lama “kumpul, angkut, buang” menjadi budaya memilah dan menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

“Kita ingin masyarakat tidak lagi asal buang. Pilah sampah dari rumah. Tidak semua harus berakhir di TPA,” tegas Mansyur.

Bangkitkan Gerakan dari Kampung

DLH Kabupaten Bekasi berharap lomba ini menjadi pemicu gerakan masyarakat dalam menangani masalah lingkungan, tanpa selalu menunggu peran pemerintah.

“Kalau warga mulai dari rumah, dari kampungnya, urusan sampah bisa selesai lebih cepat. Ini soal kesadaran dan aksi kolektif,” tandasnya.


Kampung Bersih, Kabupaten Bekasi Hebat!

Lomba Kampung Bersih 2025 tak hanya memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bekasi, tetapi juga menjadi cerminan harapan besar menuju lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Diharapkan muncul kampung-kampung inspiratif yang bukan hanya bersih, tetapi juga membangun kesadaran sosial, ekonomi sirkular, dan semangat gotong royong.

Baca Juga :  Bupati Bekasi Dampingi Kadisbudpora, Renovasi Stadion Wibawa Mukti Ditargetkan Rampung November 2025

“Melalui kegiatan ini, kita ingin wujudkan kampung-kampung panutan, yang menjadi contoh nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari rumah sendiri,” pungkas Mansyur. (*)

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Cek Destinasi Wisata Untuk Persiapan AKB

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau
Bukan Perkara Pidana, Datun Kejari Kabupaten Bekasi Justru Pulihkan Rp4 Miliar Lebih
Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani
Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
DLH Kota Bekasi Susur Kali Bekasi, Tak Temukan Pipa Limbah Industri

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Rp4,5 Miliar Jadi Sorotan, Kasus Korupsi Tirta Bhagasasi Segera Meja Hijau

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Kejari Bekasi Selamatkan Rp40,1 Miliar Uang Negara, 739 Perkara Ditangani

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:21 WIB

Wayang Ajen Meriahkan Pembukaan PNBK Jilid III di Plaza Patriot Bekasi

Berita Terbaru

RSD Gunung Jati Kota Cirebon genap berusia 105 tahun. Wali Kota Effendi Edo mendorong penguatan layanan dan transformasi rumah sakit sebagai rujukan utama Ciayumajakuning.

Cirebon

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 Sep 2026 - 06:44 WIB