Ratusan Pelayan Publik Masih Ada Yang Tertunda Vaksinasi

- Redaksi

Selasa, 30 Maret 2021 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 450 dosis bagi para pelayan publik seperti ASN, guru, jurnalis dan Satpol PP, Senin (29/03/2021) pagi, di gedung Kaliandra Radar Cirebon.

Vaksinasi tersebut dibagi atas dua kategori, yakni bagi peserta dosis pertama maupun kedua. Bagi yang dosis pertama, diberikan dosis kedua pada 12 April mendatang.

Baca Juga :  Pastikan Pemudik Aman, Pj. Wali Kota Bekasi Monitoring Pos Pelayanan Lebaran 2024

“Dari peserta yang sudah terdata, ada beberapa yang tidak hadir atau ditunda diberikan vaksin. Bagi yang tidak hadir karena pekerjaan seperti jurnalis akan dibuka pada Selasa dan Rabu pekan ini,” ujar penanggungjawab vaksinasi Kepala Puskesmas Kesambi Kota Cirebon, Muhammad Amin.

Sedangkan beberapa peserta tertunda diberikan vaksin, lantaran saat dilakukan screening tidak lolos karena tensi tinggi dan memiliki riwayat jantung. Sehingga perlu ada keterangan dari dokter spesialis jantung.

Baca Juga :  GOW Bekasi Dukung PMI Gelar Gebyar Vaksin Astra Zeneca

“Saya harap untuk yang tertunda bisa segera melakukan vaksinasi. Saya targetkan sebelum ramadan semuanya selesai agar kekebalan tubuh bagi pelayan publik terjamin,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Cirebon, Edy Siswoyo mengakui, ada beberapa anggotanya tertunda untuk divaksinasi, karena tidak lolos screening.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bekasi Tinjau Prokes dan Vaksinasi di PT. Mangul Jaya Bantargebang

“Hari ini sebenarnya hanya tersisa enam orang, baik yang dosis pertama dan kedua. Namun ada dua orang tertunda lagi, karena komorbid dan tensi,” jelas dia.

Edy mengimbau, kepada peserta yang sudah terdaftar untuk vaksinasi agar tidak ragu. “Saya berharap yang sudah maupun belum terdaftar tidak ragu untuk vaksin. Karena demi orang sekitar,” kata dia.

(ing)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Gilang Esa Gaspol Perjuangkan Puskesmas Jakasampurna, Warga Tak Mau Berobat Jauh Lagi
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Senin, 13 Juli 2026 - 14:58 WIB

RPB Beri Rapor Merah Dinkes Kota Bekasi, Desak Wali Kota Tri Adhianto Evaluasi Total

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:38 WIB

Kapan Operasi LASIK Menjadi Pilihan Tepat? Kenali Kondisi Mata yang Perlu Diperhatikan

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami