PT KAI Alami Kerugian Rp 808 Juta Imbas Mogoknya Truk Pengangkut Crane

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – PT. Kereta Api Indonesia (KAI) mengalami kerugian sebesar Rp 808 juta yang dikarenakan oleh mogoknya sebuah truk pengangkut crane di lintasan rel antara Stasiun Pringkasap dan Stasiun Pasirbungur, Kabupaten Subang, Jawa Barat hari Minggu (15/10) lalu.

Imbas dari insiden tersebut, penumpang dari Jakarta menuju ke Jawa Tengah dan Jawa Timur atau sebaliknya mengalami keterlambatan keberangkatan.

Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Krisbiyanto mengatakan, dengan mogoknya truk tersebut, PT KAI mengeluarkan service recovery untuk para penumpang yang terlambat, pengembalian tiket, evakuasi truk, dan lain-lain. Total kerugian mencapai Rp 808 juta.

“Mogoknya truk pengangkut crane tersebut membuat kerugian waktu dan biaya bagi PT KAI,” jelasnya saat ditemui awak media, Selasa (17/10).

Dalam pemberian service recovery, PT KAI memberikan makanan ringan dan minuman mineral kepada penumpang yang mengalami keterlambatan selama tiga jam. Sedangkan bagi penumpang yang mengalami keterlambatan selama lima jam, mendapatkan makanan berat berupa nasi dan lauk pauknya.

Krisbiyanto mengaku, delay yang hampir 6 jam tersebut membuat PT KAI mengembalikan tiket 100% bagi penumpang yang belum menaiki kereta atau masih menunggu di stasiun asal.

“Full 100% tiket buat penumpang yang masih menunggu di stasiun atau belum naik kereta. Sedangkan yang sudah berada di kereta, diberikan service recovery tadi,” jelasnya.(Juf/RJN)

Comment