Proyek Perbaikan Jalan Ditolak Warga

- Redaksi

Rabu, 6 Desember 2017 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Ciamis – Sebuah proyek perbaikan jalan di Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, sempat ditolak warga. Pasalnya, material yang hendak digunakan terbilang di bawah standar. Warga sempat menyampaikan penolakannya ke kepala desa.

“Ya betul, ada keluhan dari warga. Mereka melihat kualitas material yang akan digunakan,” terang Ivan, Kepala Desa Kujang, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis.

Sejak Selasa siang (12/05/2017), Warta Priangan sudah mendapatkan informasi tentang keberatan warga tersebut. Sayangnya, kepala desa yang bersangkutan sedang tidak berada di tempat. Selepas maghrib, redaksi Warta Priangan bisa menghubungi kepala desa melalui sambungan telepon selular.

Proyek tersebut merupakan rehabilitasi jalan di ruang Sindangkasih-Kujang. Panjang jalan 250 meter, dengan nilai proyek sekitar Rp. 140 juta.

“Jadi sebelum proyek dikerjakan, kan materialnya bisa dilihat oleh warga. Nah, ada jenis material yang kualitasnya kurang bagus. Warga tentunya mau yang bagus,” terang Ivan, seraya menjelaskan jenis material yang sempat dikeluhkan warga adalah batu.

Baca Juga :  Jalan Cikarang - Cibarusah Lebih Lebar

Namun demikian, meski sempat dikeluhkan warga, proyek jalan sepanjang 250 meter itu akhirnya dikerjakan juga.

“Alhamdulillah, pekerjaannya sudah berjalan. Warga memang sempat keberatan, tapi karena dari pihak pelaksana memberikan respon positif, akhirnya yang bisa berjalan dengan baik,” terang Ivan.

Adanya keberatan warga terhadap kualitas material proyek diapresiasi oleh Forum Komunitas Transparansi (Kontras) Ciamis. Menurut Ketua Forum Kontras Ciamis, Pujitio, warga di daerah lain harus bisa bersikap seperti warga Desa Kujang.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Pusatkan Peringatan Hari Buruh di Alun-Alun

“Kalau semua warga peduli, insya Alloh kualitas pembangunan bisa terjaga. Desa lain bisa belajar dari Kujang. Dan itu hak warga. Toh, pihak pemborongnya juga ternyata merespon positif,” tegas Tio, panggilan akrab Pujitio.(Red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lubang Misterius Muncul di Ciamis Usai Hujan Deras, Warga Cemas Tanah Ambles
Bimtek Ketiga, Panwaslu Cibitung Raker Teknis Pengawasan Pungutan Suara Untuk Pengawas TPS
Bahrudin SE, Resmikan Balai Warga Posyandu Bumi Sakinah 1
Kasus Ciki Ngebul, Wagub Jabar Cek Pabrik Jajanan Anak di Ciamis
Incar Calon Fleet, SSPM Bekasi Siapkan Strategi Ini…
PWI Cirebon Sudah Seharusnya Menjadi 2, PWI Kota dan Kabupaten
Sekda Kabupaten Bekasi Tutup Forum Perangkat Daerah Tahun 2022
Pemkab Bekasi Raih Peringkat 1 Nasional Realisasi Investasi Rp 43,27 Triliun Tahun 2021

Berita Terkait

Kamis, 23 Oktober 2025 - 08:24 WIB

Lubang Misterius Muncul di Ciamis Usai Hujan Deras, Warga Cemas Tanah Ambles

Jumat, 22 November 2024 - 17:30 WIB

Bimtek Ketiga, Panwaslu Cibitung Raker Teknis Pengawasan Pungutan Suara Untuk Pengawas TPS

Kamis, 1 Februari 2024 - 11:26 WIB

Bahrudin SE, Resmikan Balai Warga Posyandu Bumi Sakinah 1

Sabtu, 14 Januari 2023 - 21:45 WIB

Kasus Ciki Ngebul, Wagub Jabar Cek Pabrik Jajanan Anak di Ciamis

Minggu, 29 Mei 2022 - 16:16 WIB

Incar Calon Fleet, SSPM Bekasi Siapkan Strategi Ini…

Berita Terbaru