Lubang Misterius Muncul di Ciamis Usai Hujan Deras, Warga Cemas Tanah Ambles

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga bersama aparat kepolisian meninjau lokasi kemunculan lubang misterius di samping rumah warga di Dusun Cibenda, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (22/10/2025) sore. Lubang sedalam sekitar tiga meter itu muncul usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. (Foto: Dok. Tagana Ciamis)

i

Sejumlah warga bersama aparat kepolisian meninjau lokasi kemunculan lubang misterius di samping rumah warga di Dusun Cibenda, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Rabu (22/10/2025) sore. Lubang sedalam sekitar tiga meter itu muncul usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut. (Foto: Dok. Tagana Ciamis)

Ciamis – Warga Dusun Cibenda, Desa Neglasari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, digegerkan oleh kemunculan lubang misterius di samping rumah warga. Fenomena itu muncul tiba-tiba setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (21/10/2025) sore.

Lubang dengan kedalaman sekitar tiga meter dan diameter 1,5 meter itu pertama kali ditemukan di samping rumah Cicih (56). Dinding tanah di sekitar lubang terlihat gembur dan rawan runtuh.

Warga yang penasaran pun berdatangan untuk melihat langsung, sementara sebagian lainnya memilih melapor ke aparat desa karena khawatir lubang itu pertanda adanya pergerakan tanah.

“Benar, ada lubang yang tiba-tiba muncul setelah hujan deras kemarin sore. Kedalamannya sekitar tiga meter,” ujar Anggota Forum Koordinasi Tagana Ciamis, Baehaki Efendi, saat dikonfirmasi, Rabu (22/10).

Mengetahui laporan tersebut, Pemerintah Desa Neglasari bersama Tagana, BPBD Ciamis, dan Polsek Pamarican langsung turun ke lokasi. Petugas memasang pembatas dan menutup bagian atas lubang dengan papan kayu untuk mencegah kejadian tak diinginkan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan BPBD untuk penanganan lebih lanjut. Warga berharap ada kajian dari pihak geologi atau BMKG untuk mengetahui penyebab pastinya,” tambah Baehaki.

Sementara itu, warga sekitar mengaku masih cemas dan berharap fenomena ini tidak menandakan bencana yang lebih besar.

“Kami takut kalau lubangnya makin besar atau tanahnya ambles lagi,” kata salah satu warga.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pergerakan tanah, terutama saat cuaca ekstrem. Warga juga diminta segera melapor ke aparat desa atau BPBD jika menemukan gejala serupa di lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Tanaman Binahong Dipercaya Mengobati Ginjal

Hati-hati dan tetap waspada — alam sering memberi tanda, dan kewaspadaan menjadi kunci untuk menghindari bahaya. (*)

Baca Juga :  Lima Dampak Tidak Makan Sahur Terhadap Kesehatan

Sumber Berita: tintahijaucom

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Ciki Ngebul, Wagub Jabar Cek Pabrik Jajanan Anak di Ciamis
Incar Calon Fleet, SSPM Bekasi Siapkan Strategi Ini…
Wagub Jabar Dukung Persatuan lewat Silaturahmi Kebinekaan di Ciamis
Jasa Marga, Pindad dan Djakarta Lloyd Salurkan CSR di Ciamis
TKW Asal Ciamis Meninggal di Singapura
Tips Sukses Tes CPNS, Yuk Ikuti Try Out
Hadapi Kekeringan di Jawa Barat, Kementan Terapkan Teknologi PAT-BO
HMI Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas Jelang Pileg dan Pilpres

Berita Terkait

Kamis, 23 Oktober 2025 - 08:24 WIB

Lubang Misterius Muncul di Ciamis Usai Hujan Deras, Warga Cemas Tanah Ambles

Sabtu, 14 Januari 2023 - 21:45 WIB

Kasus Ciki Ngebul, Wagub Jabar Cek Pabrik Jajanan Anak di Ciamis

Minggu, 29 Mei 2022 - 16:16 WIB

Incar Calon Fleet, SSPM Bekasi Siapkan Strategi Ini…

Kamis, 27 Agustus 2020 - 07:25 WIB

Wagub Jabar Dukung Persatuan lewat Silaturahmi Kebinekaan di Ciamis

Kamis, 4 April 2019 - 12:56 WIB

Jasa Marga, Pindad dan Djakarta Lloyd Salurkan CSR di Ciamis

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !