TKW Asal Ciamis Meninggal di Singapura

- Redaksi

Jumat, 21 Desember 2018 - 19:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Ciamis – Tuti Sumiati (42), Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Dusun Cisaar RT 07/02, Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, meninggal dunia lantaran sakit di tempat kerjanya, di Singapura.

Jenazah Tuti sendiri tiba di rumah duka, Kamis (20/12/2018) sore.

Kedatangan jenazah Tuti menjadi pertanyaan masyarakat setempat. Pasalnya, tak ada satupun petugas dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura maupun dari Agen sebagai penyalur yang mendampingi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga.

“Semalam kami dapat kabar meninggalnya saudari Tuti yang bekerja di Singapura. Terkait penyakit apa yang dideritanya, kami belum tahu secara jelas,” kata Kepala Dusun Cisaar, Tatang Rahmat, Kamis (20/12/2018).

Erat, ibu kandung Tuti, mengatakan, dia mendapatkan kabar anaknya meninggal dari majikan Tuti. Berdasarkan pengakuan sang majikan, Tuti sebelumnya telah mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit yang ada di sana.

Baca Juga :  Karang Taruna Kayuringin Jaya Ciptakan Pupuk Berbahan Kotoran Kelelawar

“Kata majikan, anak saya demamnya tinggi sekali. Anak saya di Singapura baru 2 tahun, dan sebelumnya pernah pernah pulang ke sini selama cuti seminggu. Setelah 10 hari dari keberangkatan, dia dikabarkan sudah tiada. Padahal, ketika pamitan masih sehat wal ‘afiat,” ujar Erat.

Salah satu anggota DPRD Ciamis, Oyat Nurayat, menyangkan kedatangan jenazah Tuti yang tidak didampingi petugas KBRI dan Agen Penyalur TKW.

Baca Juga :  Anggota Satpol PP Meningal Dunia Saat Duduk

“Semestinya jika seorang TKI mennggal di luar negeri itu selalu ada pendampingan dari pihak KBRI. Informasinya kan Tuti ini seorang TKW legal, dia juga sudah lama bekerja di luar negeri, bahkan sudah beberapa kali pulang kampung dan berangkat lagi ke luar negeri,” katanya. (red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan
JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
Asep Surya Atmaja Minta Direksi Tirta Bhagasasi Fokus Tingkatkan Kinerja
Belum Masuk 7 Besar, Remaja Cikarang Ini Justru Raih Penghargaan Berbakat
Pemkab Bekasi Diberi Tenggat 7 Hari, Wartawan Desak Kejelasan Pemeriksaan Kadis LH

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Tirta Bhagasasi Siapkan 5 Program Strategis, Sasar Industri hingga Data Center

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:53 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Rayakan 12 Tahun, Beri Penghargaan kepada Karyawan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:55 WIB

JTT Alihkan Truk Lowbed di SS Cikunir hingga 19 Oktober, Ini Jalur Alternatifnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB