Anaknya Dituduh Mencuri Uang 1 Milyar, Keluarga TKI Indramayu Minta Perlindungan KBRI Singapura

- Redaksi

Kamis, 22 Maret 2018 - 16:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Indramayu – Lagi, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) perempuan asal Indramayu dituduh mencuri uang sebesar SGD 125.000 atau setara Rp. 1.125.000.000 dan diancam akan dilaporkan ke polisi oleh majikannya di Singapura.

PMI tersebut bernama Darinah binti Surendra warga Blok Pulo, Rt. 24, Rw. 05, Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu Jawa Barat.

“Kami mohon KBRI sebagai perwakilan dari pemerintah Indonesia bisa membantu untuk mendampingi dan melindungi anak saya yang sedang mengalami masalah di Singapura,” ucap Surendra, ayah kandung Darinah saat mangadu ke Pengurus Serikat Buruh Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu, pada Rabu (21/3).

Surendra mengatakan, informasi anaknya dilaporkan ke polisi disampaikan langsung oleh Norsheila, majikan Darinah melalui sambungan telepon, pada 8 Februari 2018 yang lalu.

“Saat tengah malam Norsheila menelepon saya menyampaikan bahwa anak saya sedang dilaporkan ke polisi karena telah mencuri uang miliknya sejumlah SGD 125.000 dan juga ia meminta agar segera mengembalikan uang yang dicuri jika tidak anak saya akan dipenjara lebih lama,” kata Surendra, menirukan ucapan majikan anaknya.

Selain itu juga kata Surendra, keluarga dituduh bersekongkol, “Norsheila menuduh bahwa uang hasil curian dikirim ke Indonesia kemudian dibelikan sawah,” jelasnya.

Senada dengan suaminya, Carkem, Ibu kandung PMI, merasa tidak yakin kalau anaknya telah mencuri, justru menganggap majikannya yang tidak baik terhadap anaknya.

Baca Juga :  TKW Asal Karawang Terdampar Di Negara Konflik Libia

“Anak saya tidak ada keturunan sebagai pencuri, saya tidak percaya jika anak saya mencuri ini fitnah,” kata Carkem, sambil matanya berkaca kaca.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh majikan anaknya itu fitnah, agar tidak membayar sisa gaji Darinah selama tiga bulan.

Sementara itu, ketua SBMI Indramayu, Juwarih, menyampaikan pihaknya akan mendalami pengaduan yang disampaikan kedua orang tua Darinah.

“Kami akan mempelajari terlebih dahulu permasalahan ini, dan dalam waktu dekat kami akan menyurati pihak KBRI Singapura untuk meminta bantuan pendampingan proses hukumnya jangan sampai karena tertekan akhirnya Darinah mangakui apa yang dituduhkan majikan padahal dia tidak melakukannya,” tandasnya.

Baca Juga :  Pria Tanpa Identitas Tertabrak Kereta Api Hingga Tubuhnya Tidak Utuh

Perlu diketahui, Darinah bekerja sebagai PMI direkrut oleh Rakim, sponsor asal Desa Bangkaloa, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Pada September 2015 diberangkatkan ke Singapura melalui PT Akarinka Mandiri Sejahtera yang beralamat di Kampung Sefu, Bintara No. 9, Bekasi Barat Jawa Barat, dengan Agency Sasha Management Resources (SMR) PTL LTD, No. 98C 4654 Home 134 Jurong East Street L3 Singapura.

Dia bekerja pada majikan bernama lengkap Norsheila binti Slamet alamat di Blok 667C Jurong West St. 54 Singapura.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka, Kantor Hukum 2000: Jangan Ada Kekebalan Politik
5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang, SMARTFREN Tawarkan Unlimited hingga 500 Mbps
5G Makin Ngebut di Surabaya, XLSMART Siapkan Ekspansi ke 88 Kota
XLSMART Naikkan Capex Jadi Rp20 Triliun, Perkuat Jaringan dan Perluas 5G
Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS
Bukan Cuma Pulihkan Jaringan, XLSMART Kirim Bantuan untuk Warga NTT
81 Miles for Indonesia: XLSMART Jelajahi Semarang-Solo-Yogyakarta Bawa 5G dan Aksi Sosial
34 OPD Adu Gaya di Panggung Bekasi
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:03 WIB

3 Anggota DPRD TTU Jadi Tersangka, Kantor Hukum 2000: Jangan Ada Kekebalan Politik

Rabu, 9 September 2026 - 12:05 WIB

5G XLSMART Resmi Hadir di Palembang, SMARTFREN Tawarkan Unlimited hingga 500 Mbps

Jumat, 4 September 2026 - 14:34 WIB

5G Makin Ngebut di Surabaya, XLSMART Siapkan Ekspansi ke 88 Kota

Jumat, 4 September 2026 - 14:09 WIB

XLSMART Naikkan Capex Jadi Rp20 Triliun, Perkuat Jaringan dan Perluas 5G

Selasa, 1 September 2026 - 09:33 WIB

Medan Dikebut 5G, XLSMART Siapkan 1.000 Lebih BTS

Berita Terbaru

Antusiasme warga mewarnai Gebyar Senam Sehat di kawasan Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Massa didominasi pakaian bernuansa biru dan putih, dalam kegiatan yang turut menjadi momentum silaturahmi warga menjelang Pilkades Muktiwari 2026.

Bekasi

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Senin, 14 Sep 2026 - 16:18 WIB

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB