Potensi Wisata Kabupaten Cirebon Belum Dapat Dimaksimalkan

oleh -
banner 120x600

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Cirebon ditunjuk pemerintah pusat menjadi kawasan strategis nasional. Namun, peluang besar di bidang pariwisata terutama di Kabupaten Cirebon sampai saat ini belum mendapatkan sentuhan yang profesional. Berbeda halnya dengan tempat pariwisata di luar Kabupaten Cirebon yang dikelola oleh BUMD atau pihak swasta yang mengalami kemajuan pesat, potensi pariwisata di objek wisata Kura-Kura Belawa di Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon justru jarang terjamah tangan pemerintah.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon Bejo Kasiono seusai melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Astana Japura mengatakan, jika potensi wisata hewan purba Kura-Kura Belawa bisa melalui pengajuan kawasan lindung, sehingga pihak Pemda melalui Dinas Pariwisata dan Lingkungan Hidup bisa memberikan anggaran dalam menjaga kelestarian hewan endemik tersebut.

“Kami menyarankan untuk kelestarian hewan purba Kura-Kura Belawa dan dalam rangka meningkatkan potensi pariwisata bisa diajukan menjadi kawasan lindung melalui Dinas pariwisata dan Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon. Hal itu supaya terjaga dan lestarinya hewan endemik Kura-Kura Belawa melalui program kawasan lindung,” ujarnya saat ditemui awak media, Kamis (14/12).

Masih menurut Bejo, sehingga kendala yang dihadapi pihak pengelola wisata Kura-Kura Belawa yang saat ini tidak mendapatkan anggaran untuk pakan kura-kura, bisa melalui pengajuan kawasan lindung. Sedangkan, pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon bisa menganggarkannya, baik untuk pakan maupun untuk kelestarian alam di Objek wisata tersebut.

“Tidak adanya bantuan pakan dari Pemerintah Daerah untuk Kura-Kura Belawa ini merupakan kegagalan dalam memahami potensi wisata dan kelestarian hewan purba endemik milik Kabupaten Cirebon. Padahal jika dijadikan kawasan lindung, maka kendala pakan akan teratasi dan potensi pariwisata bisa berkembang pesat di sana. Itu akan memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat dan berkembangnya pariwisata di Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

Ditambahkan Bejo, objek wisata Kura-Kura Belawa dan situs peninggalan Gunung Jati itu sama-sama sebagai peninggalan budaya. Sehingga, kenapa di situs Gunung Jati bisa dijadikan objek wisata, sesangkan Kura-Kura Belawa tidak bisa, padahal situs di Belawa lebih dahulu ada. Padahal, ini merupakan potensi pariwisata yang luar biasa untuk Kabupaten Cirebon yang memiliki dampak positif bagi peningkatan perekonomian, baik lokal maupun perkembangan pariwisata di Kabupaten Cirebon.

“Sebetulnya jika pihak Pemerintah Daerah mau meningkatkan potensi wisata Kura-Kura Belawa, sangat bisa karena tidak ada bedanya dengan situs di Gunung Jati yang merupakan peninggalan budaya,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Comment