Tokoh Cirebon Timur Ingatkan Jangan Mudah di Adu Domba

- Redaksi

Selasa, 23 Oktober 2018 - 22:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Drs.Adang Juhandi

i

Drs.Adang Juhandi

RJN, Cirebon – Tokoh Cirebon Timur minta masyarakat di Cirebon khususnya dan di negeri ini pada umumnya jangan mau untuk diadu domba antara umat islam, rasa saling curiga dan salah menyalahkan antara umat islam padahal kitab qur,an nya sama,kiblat nya sama dan Tuhan nya sama.

Baca Juga :  Inilah Syarat dari Pemerintah Jika Masyarakat Ingin Ramadhan dan Lebaran Lebih Leluasa

Menurut Adang Juhandi salah seorang tokoh Cirebon Timur mengatakan jadi umat Islam Indonesia yang mayoritas ini harusnya sadar untuk jadi sebuah kekuatan menggerakan berbagai sektor baik ekonomi, politik maupun budaya untuk menguatkan kesejahteraan dan kemakmuran indonesia.

“Kita sebagai mayoritas di negeri ini harusnya menjadi kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran negeri tercinta,”ungkap Adang kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui dikomplek niga Sungai Ciberes Cirebon, Selasa (23/10/2018).

Masih menurut Adang agar rakyat indonesia tidak terkesan di kuasai oleh aseng ataupun asing yang membentuk pengusaha 9 naga.

Adang meminta agar mengakhiri gesekan antara umat dan mari kita ciptakan soliditas dan kuatkan ukuwah umat islam tanpa membeda bedakan aliran dan komunitas.

Baca Juga :  Periode Libur Panjang, Dua Ruas Tol Regional Nusantara Catat Peningkatan Volume Lalin

“Sudah saatnya umat islam harus memulai berpikir global untuk menanggalkan sektarian antara aliran yang membangkitkan isue isue kapir mengkapirkan selam qurannya sama kiblatnya sama nabi nya sama,”tandasnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terbaru