Pertama Kalinya, Puskesmas Ini Mengantarkan Deklarasi ODF dan Kudeta Rokok Di Cirebon

- Redaksi

Kamis, 30 Agustus 2018 - 01:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Salut, Puskesmas ini pertama yang bisa mengantarkan
Deklarasi ODF dan Kudeta Rokok
Di Cirebon Jawa Barat

Cirebon
Banyak program kesehatan yang belum bisa dimaksimalkan dan implementasikan di lapangan (Red. Ditengah masyarakat), namun berbeda dengan kondisi di salah satu Kecamatan yang telah mampu mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) dan Kawasan tanpa rokok.

Adalah Kecamatan Sedong yang terletak di ujung selatan Kabupaten Cirebon bagian Timur yang telah mencatatkan wilayahnya menjadi selalu yang pertama mendeklarsikan diri mampu untuk mengimplementasikan program pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun tanpa peran dari Puskesmas Sedong dan tenaga kesehatan lainnya yang dibantu oleh para kader posyandu dan PKK maka sangatlah berat, dibuktikan dari 40 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Cirebon dengan jumlah 240 Kelurahan dan Desa.

Baca Juga :  Komisi 3 DPRD Kabupaten Cirebon Apresiasi dibukanya Gerbang Tol Ciledug

Apresiasi pun di lontarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Hj. Enni Suhaeni, SKM.M.Kes melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dokter Edi Susanto memuji pelaksanaan deklarasi kawasan tanpa rokok di yang di gelar oleh Desa Panongan.

“Desa Panongan Oke, ini sangat bagus dan insya Allah Desa yang lain pun bisa menirunya. Ungkapnya pada rakyatjabarnews.com. Rabu (29/8/2018).

Sedangkan menurut tenaga fungsional Promosi Kesehatan Masyarakat dari Dinkes Kab Cirebon yang hadir pada acara Deklarasi Kudeta Rokok, Amdad, M.Ph pendeklarasian Kawasan Tanpa Rokok merupakan suatu langkah nyata dari pihak Pemerintah Desa Panongan yang di bantu oleh Puskesmas Sedong.

Baca Juga :  Dishub Tinjau Jalur Mudik di Terminal Harjamukti Cirebon

Sebagai tenaga fungsional promosi kesehatan masyarakat sangat mengapresiasi Desa disini sehingga bisa menjadi contoh bagi Desa Desa lainnya.

“Dari 424 Kelurahan dan Desa yang ada di Kabupaten Cirebon baru satu yang mendeklarsikan Desanya sebagai kawasan tanpa rokok sehingga kesadaran masyarakat di Desa ini mampu mengingatkan perokok untuk tidak merokok di 7 Tempat”.

Tentu ini hasil kerja keras dari Puskesmas Sedong dan Dokter Internship yang telah mampu meyakinkan masyarakat Desa Panongan agar bebas dari bahaya asap rokok.

Sedangkan pada saat meminta penjelasan pada Kepala Puskesmas Sedong, Dokter Rexy Oktavianus menjelaskan jika keberhasilan Deklarasi ODF dan Kudeta Rokok (Kawasan tanpa rokok) merupakan hasil kerja keras dari seluruh stakeholders yang ada di Kecamatan Sedong.

Baca Juga :  Persiapan Asian Games, 16 Pebasket Putri Jalani Latihan Teknik dan Fisik

Dokter Rexy menambahakan dari hasil program mawas diri yang di laksanakan oleh Puskesmas maka pihaknya melakukan langkah inovasi seperti halnya Kudeta Rokok di Desa Panongan.

“Melalui program mawas diri yang kami laksanakan terkumpul data perokok tertinggi di Desa Panongan, sehingga program Kudeta Rokok menjadi inovasi pihak Puskesmas Sedong dimana Dokter Internship turun langsung mensosialisasikan pada masyarakat, dan Alhamdulilah Deklarasi Kawasan Tanpa Rokok bisa terwujud di Desa Panongan,”pungkasnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Antusiasme warga mewarnai Gebyar Senam Sehat di kawasan Perumahan Logam Bangun Setia (LBS) 2, Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Massa didominasi pakaian bernuansa biru dan putih, dalam kegiatan yang turut menjadi momentum silaturahmi warga menjelang Pilkades Muktiwari 2026.

Bekasi

LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Senin, 14 Sep 2026 - 16:18 WIB

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB