Permudah Pelayanan, Imigrasi Kelas II Cirebon Buka Pendaftaran Via WhatsApp

- Redaksi

Kamis, 7 Juni 2018 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon semakin memudahkan pelayanan kepada masyarakat yang ingin membuat paspor. Kini, dengan adanya pendaftaran via WhatsApp, pemohon tidak perlu mengantri lagi, karena sudah mendapatkan nomor antrian serta jam untuk mendatangi kantor saat mendaftar tersebut.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Muhamad Tito Andriyana melalui Kasi Lalu Lintas Status Keimigrasian Widiyanto mengatakan, layanan ini sudah dibuka sejak 6 November 2017 lalu. Tujuannya adalah untuk memudahkan masyarakat dalam pembuatan paspor dan tidak perlu mengantri terlalu lama.

Baca Juga :  Ojol Bekasi Resah, Bupati Neneng Siapkan Titik Spot

“Sebelum ada sistem ini, kita sempat kewalahan karena banyaknya data yang menumpuk dan membludak,” jelasnya saat ditemui awak media di Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon, Jl. Sultan Ageng Tirtayasa, Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (7/6).

Widiyanto menjelaskan, prosedur pendaftarannya adalah, setelah pemohon mendaftat via WhatsApp, maka akan mendapatkan balasan yang berisi tentang kode pendaftaran, tanggal dan jam untuk datang ke kantor, nama lengkap, serta nomor WhatsApp.

Baca Juga :  Gebyar Pariwisata dan Ekraf, Pemkab Bekasi Unggulkan Wisata Industri dan Produk Kerajinan Lokal

“Pemohon diharapkan datang 30 menit sebelumnya, dan tidak bisa diwakilkan. Karena ketika akan check in, maka akan difoto. Dan wajah yang difoto harus sama dengan wajah yang akan mendaftar,” jelasnya.

Setelah check in dan mendapatkan nomor antrian, lanjut Widiyanto, pemohon bisa langsung ke costumer service untuk memproses pembuatan paspor.

“Dalam sehari, kita bisa mendapatkan 100 pemohon yang mendaftar,” terangnya.

Menurut salah satu pemohon pembuatan paspor, ArRofa (47) warga asal Kuningan, pelayanan ini sangat bagus, dan merupakan sebuah langkah yang maju. Dia menjelaskan, setelah mendaftar ketika malam, dia mendapatkan balasan di saat pagi. Lalu, disuruh ke kantor Imigrasi sekitar jam 9.

Baca Juga :  Imigrasi Kelas 2 Cirebon Berikan Penghargaan Bagi Pegawai Terbaik

“Saya puas karena lebih dipermudah dan dipercepat, kurang dari setengah jam. Pelayanannya juga ramah dan maksimal,” terangnya yang mau berkunjung ke Malaya University, Malaysia, untuk studi banding.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Pramono Tegaskan Komitmen Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Berita Terbaru