Kanwil Imigrasi Jabar Memonitoring Kantor LTSP Indramayu

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com, Indramayu – Kantor Wilayah Imigrasi Jawa Barat melalui Kepala Divisi (Kadiv) Imigrasi Jawa Barat, Muhammad Hayat Hendri dan Kadiv Administrasi Imigrasi Jawa Barat, Adikoeswanto, dengan didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Cirebon Muhammad Tito Andrianto, dan Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan Kabupaten Indramayu Sri Wahyuningsih, melakukan monitoring dan evaluasi di Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) di Indramayu Jl. Soekarno Hatta No. 8 Kabupaten Indramayu, Senin (21/5).

Adapun Kantor LTSP di Indramayu tersebut menyediakan beebagai pelayanan seperti paspor dari Imigrasi kelas II Cirebon khusus bagi TKI, Polres, Disdukcapil, Disnaker, dan RSUD.

Bacaan Lainnya

Menurut Kadiv Imigrasi Jawa Barat, Muhammad Hayat Hendri, bahwa dengan hadirnya LTSP ini dapat mempermudah masyarakat yang ingin menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI), begitupun untuk syarat pembuatan paspor.

Diapun menilai, bahwa hasil monitoring dan evaluasi yang telah dilakukan, pelayanan sudah berjalan dengan baik. Dan ke depannya, akan terus ditingkatkan.

“Dengan hadirnya LTSP sejak Oktober 2016 lalu di bawah naungan Disnaker, semua pelayanan ada di satu tempat, seperti Disdukcapil, Polres, RSUD, Disnaker, Imigrasi,” ungkap Muhammad Hayat Hendri.

Lebih lanjut, Muhammad Hayat Hendri menuturkan bahwa sesuai aturan Undang-Undang nomor 13 tahun 2013 dan UU nomor 39 tahun 2004 tentang ketenaga kerjaan dan UU nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI), calon Tenaga Kerja Indonesia yang membuat paspor di Kantor LTSP harus melalui Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) yang diakui Disnaker.

“Nah ini para calon tenaga kerja tidak bisa membuat secara perseorangan atau melalui perseorangan, harus melalui PT yang bersangkutan secara resmi,” ucap Kadiv Hayat Hendri.

Sementara menurut Kepala kantor Imigrasi Kelas II Cirebon, Muhammad Tito Andrianto mengatakan, dalam komitmen Imigrasi Kelas II Cirebon untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bebas dari pelanggaran, serta meningkatkan pelayanan bagi masyarakat, tidak lama lagi pihaknya akan menggunakan sistem online melalui WhatsApp untuk pelayanan pembuatan paspor di LTSP

“Untuk meningkatkan pelayanan dan mempercepat antrian, tidak lama lagi akan ada pelayanan online melalui WhatsApp,” jelasnya.

Sedangkan menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu Sri Wulaningsih, dalam waktu dekat pihknya akan mensosialisasikan LTSP kepada masyarakat.

“Mengingat wilayah Indramayu ini luas, kami akan koordinasikan bersama pihak desa untuk membuat spanduk yang menjelaskan alur dan proses tentang pelayanan di LTSP ini,” terangnya.(Juf/RJN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *