Peringati Hari Kesehatan Nasional, ISPA dan Diare menjadi Momok Masyarakat Kabupaten Cirebon

- Redaksi

Kamis, 29 November 2018 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Cirebon – Masih tingginya jenis penyakit ispa dan diare yang di derita masyarakat Cirebon menjadi keprihatinan dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.

Hal ini terungkap pada saat UPTD Kesehatan Lemahabang (Puskesmas Lemahabang) menggelar acara peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke 54 Tahun di halaman Puskesmas setempat yang dihadiri oleh jajaran Muspika setempat, Kamis (29/11/2018).

Menurut dr. Sutara melalui Kepala Tata Usaha, Iwan menjelaskan masyarakat yang berobat ke pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Lemahabang rata rata menderita sakit jenis Ispa dan Diare.

Baca Juga :  Makam 5 Agama di Patapan Beber di Bandrol Rp15 Juta Pertahun

“Ispa dan diare menjadi penyakit tertinggi dari hasil pemeriksaan pasien, ” kata Iwan kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di komplek Puskesmas setempat.

Iwan menambahkan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon memberikan program pelayanan melalui gerakan masyarakat hidup sehat dengan.

“Aktivitas fisik 30 menit sehari, makan buah dan sayur, berhenti merokok, tidak minum alkohol, cek rutin kesehatan.”

Masih menurut Iwan pihaknya telah menyebar Pos Bindu di 4 lokasi diwilayah Kecamatan Lemahabang, agar masyarakat dapat mengecek kesehatan secara rutin

Baca Juga :  Pertamina MOR III Jawa Bagian Barat Sabet PROPER Emas

“Ada pos Bindu yang kami sebar di Belawa, Cipeujeh Wetan, Sigong dan Leuwidinding dengan tujuan agar masyarakat dapat memeriksakan kesehatannya secara rutin.”

Sedangkan pada saat dikonfirmasi akan data penyakit dari Klinik swasta di wilayah Lemahabang, Iwan mengaku belum memiliki akses kepada para pengelola klinik swasta ataupun dokter swasta karena belum mendapatkan perintah dari Dinas Kesehatan.

Adapun hasil rapat dari tim Kesehatan di puskesmas kami terdapat penyakit yang mendominasi penyakit yang diderita oleh masyarakat yaitu Ispa dan Diare.

Baca Juga :  Kabupaten Cirebon Kembali Lagi ke Zona Kuning

“Ini bahan masukan, kedepan pihak kami pun akan mengajukan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon agar pihak Dokter swasta atau Klinik Pratama ikut memberikan data penyakit yang diderita masyarakat.”

Lebih lanjut Iwan menjelaskan untuk saat ini baru pada mengecek perijinan dari Klinik swasta ataupun praktek dokter swasta, apakah sudah berijin atau belum.(ymd/rjn)

“Banyak praktek dokter dan klinik swasta di wilayah Lemahabang, baru pada perijinan belum sampai pada data penyakit”. Tutupnya

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur
Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis
Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru
Plt. Bupati Bekasi Akan Panggil Direktur RSUD, Soroti Pelayanan hingga Kondisi Keuangan
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Tri Adhianto Tinjau Hari Pertama Sekolah di SMPN 12 Bekasi, Pastikan MPLS Ramah Berjalan Optimal

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:48 WIB

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:34 WIB

Harris Bobihoe: Sinergi Pusat-Daerah Kunci Sukses Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:48 WIB

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:06 WIB

2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik

Senin, 13 Juli 2026 - 23:43 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Revisi Perda Desa, Sesuaikan dengan UU Desa Terbaru

Berita Terbaru

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, H. Bodin, memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (16/7/2026).

Pemerintahan

Komisi III Desak Percepat Realisasi Infrastruktur

Kamis, 16 Jul 2026 - 22:48 WIB

Kepala Desa Burangkeng Nemin Bin H. Sain.

Pilkades

Kades Burangkeng Minta Perda Desa Tak Tergesa-gesa

Kamis, 16 Jul 2026 - 19:41 WIB

Kerjasama Hubungi Kami