Penuhi Kebutuhan Hingga Lebaran, Pemkab Kuningan Stok 6,6 Juta Tabung Gas Melon

  • Whatsapp

RJN, Kuningan – Sebagai langkah antisipasi kekurangan gas ukuran 3 kilogram atau gas melon, pemerintah daerah mendapat pasokan sejumlah 6,6 juta tabung gas melon. Kebutuhan gas ini untuk mengantisipasi kelangkaan gas selama bulan suci Ramadhan, khususnya menjelang hari raya lebaran.

“Jadi untuk mengatisipasi kemungkinan terjadinya kekurangan elpiji bersubsidi, akibat meningkatnya permintaan di masyarakat selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri, pemerintah daerah melalui Bagian Ekonomi Setda telah mengusulkan dan mendapatan tambahan elpiji tabung 3 kilogram berupa jatah fakultatif sebesar 825 persen dari jatah reguler bulanan,” kata Bupati Kuningan, Acep Purnama, Selasa (28/5).

Bacaan Lainnya

Acep menyatakan, selama bulan Mei 2019 ini Kabupaten Kuningan mendapat pasokan gas melon dengan total mencapai 6,6 juta tabung. Ketersediaan pasokan gas ini diprediksi dapat mencukupi kebutuhan gas melon di masyarakat, hingga lebaran tiba.

“Jatah reguler elpiji 3kg/bulan berlaku untuk Kabupaten Kuningan sekitar 800 tabung. Adanya tambahan jatah fakultatif sebesar 625 persen, berarti selama bulan Mei 2019 atau selama bulan Ramadhan Kabupaten Kuningan mendapat total tambahan pasokan sebanyak 6,6 juta tabung,” terangnya.

Menurutnya, jumlah tambahan 825 persen itu bakal disalurkan habis ke Kabupaten Kuningan secara bertahap, dalam kurun waktu sebulan dari awal hingga akhir Mei 2019. “Harga penjualan elpiji tabung 3kg di tingkat pangkalan baik dari jatah reguler maupun fakultatif tetap dipatok Rp16 ribu setiap tabung, sesuai harga eceran tertinggi yang berlaku saat ini,” tandasnya.

Lebih jauh Bupati Acep menyampaikan, menghadapi arus mudik lebaran nanti, pemerintah daerah juga tengah disibukan dengan perbaikan jalan. “Dalam minggu ini beberapa ruas permukaan jalan baik jalan nasional, jalan provinsi, maupun jalan kabupaten tengah mendapat perbaikan dengan pelapisan hotmiks. Permohonan maaf apabila perjalan anda semua akan terganggu atau terjebak kemacetan (buka/tutup),” ungkapnya.

Pihaknya berharap, menjelang lebaran idul fitri tahun ini semua perbaikan kerusakan jalan tersebut dapat selesai pada waktunya. Sehingga seluruh jalan di Kabupaten Kuningan menjadi mulus kembali, dan memberi kenyamanan bagi para pemudik ataupun wisatawan yang datang ke Kuningan. 

(dri/rjn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *