Pengadaan Pakaian Kepala Daerah Dinilai Produk Gagal Anggota DPRD Kabupaten Bekasi

- Redaksi

Kamis, 25 Januari 2018 - 14:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cikarang – Tingginya mata anggaran pengadaan Pakaian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dengan kode rekening 1.20.1.20.03.18.26 sebesar Rp. 1.000.000.000,-. untuk Tahun Anggaran 2016 melalui Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Bekasi dinilai salah satu dari sekian banyaknya produk gagal 50 Anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Dan mirisnya lagi hal ini sudah terjadi sudah beberapa tahun.

Jaelani Nurseha Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Pelita Bangsa mengatakan, Pengadaan Seragam Dinas Bupati dan Wakilnya merupakan produk gagal 50 Anggota DPRD sebagai refresentatif masyarakat dalam menjalankan Tugas Pokok dan Fungsi (TUPOKSI) yang salah satunya adalah hak budgeting atau hak penganggaran hingga menghasilkan produk berbentuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga :  Bupati Bekasi Terima Dua Nama Calon Wakil Bupati

“Lolosnya pengadaan seragam seharga 1 milliar pertahun untuk Bupati dan Wakilnya adalah Produk Keteledoran 50 Anggota Dewan sebagai wakil rakyat, ini jelas mencederai hati masyarakat” kata Jay sapaan Akrabnya pada Rabu (24/01).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Jay, Kredibilitas Anggota DPRD Kabupaten Bekasi yang ada saat ini patut dipertanyakan, mengingat tiap-tiap fraksi mendelegasikan anggotanya untuk masuk ke dalam Alat Kelengkapan Dewan (AKD) seperti anggota badan anggaran (Banggar).

“Ketua DPRD kita merangkap sebagai Ketua Banggar, ini jelas hadir sebagai pembackup usulan Eksekutif. Sebenarnya kita masih punya Partai diluar koalisi untuk lebih merakyat lagi dalam hal penganggaran” katanya

Baca Juga :  Sama-sama Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Pencegahan COVID-19 di Mana Saja

Selain itu, dirinya membeberkan beberapa Anggota Dewan yang dinilai cukup kritis namun lengah dalam angka pengadaan seragam ini.

“Kemana dewan yang opisisi, yang kritis seperti bang Daris, Bang Syamsul Falah, Bang Taih Minarno, dan Bang Soleman ketua Partai Wong Cilik, tidak fokus dan merakyat dalam menggunakan haknya sebagaimana mestinya, saya rasa mereka tak mungkin tindak tahu soal anggaran sebesar itu,” sesalnya

Sebelumnya diberitakan bahwa harga seragam Bupati dan Wakil Bupati Bekasi sangat fantastis mencapai 1 Milliar, hal ini dinilai tidak masuk logika. apalagi salah satu itemnya seperti pengadaan pakaian korpri dibeli sebanyak lima stell setiap tahunnya. Padahal seragam tersebut hanya dipakai seminggu sekali, yakni setiap hari rabu.

Baca Juga :  DPRD Gelar Paripurna Penetapan Ade Kuswara Kunang-Asep Surya Atmaja Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

“Seperti belanja lima stell seragam korpri plus (+) atribut dengan harga persteelnya Rp. 5.300.000,- dan totalnya Rp. 26.500.000,-. Padahal baju korpri hanya dipakai seminggu di hari rabu, untuk apa coba pakaian yang digunakan seminggu sekali dibeli lima steel. Mungkin kalau dua masih masuk akal,” kata Rahmat Hidayat salah satu pengurus Gema Aksi. (Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat
PrimeBiz Hotel Cikarang Gandeng Komunitas HR Tatar Sunda, Networking Jadi Ruang Kolaborasi
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WIB

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Rabu, 16 September 2026 - 16:10 WIB

Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:30 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat

Rabu, 9 September 2026 - 12:15 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Gandeng Komunitas HR Tatar Sunda, Networking Jadi Ruang Kolaborasi

Berita Terbaru