oleh

Pendaki Gunung Ciremai Wajib Isi Simaksi Online

RJN, Kuningan – Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) merupakan puncak tertinggi di Jawa Barat dengan 3078 MDPL. Dengan segala pesona dan keindahannya menjadikan gunung Ciremai banyak diburu pendaki baik lokal maupun mancanegara.

Seringnya membludaknya pendaki, apalagi jika libur panjang seperti tahun baru dan hari raya idul fitri, atau 17 Agustus membuat pengelola jalur pendakian Apuy harus menerapkan Simaksi (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi) secara online dan membatasi pendaki 506 orang untuk setiap harinya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Resort jalur pendakian Apuy TNGC Gandi Mulyawan, Minggu (09/6/2019).

Gandi menjelaskan, alasan diberlakukannya pembatasan pendaki dan pendaftaran online adalah untuk menjaga kelestarian gunung. Karena pendakian yang tidak terbatas akan merusak kawasan balai konservasi menjadi terganggu. Selain itu agar para pendaki merasa lebih nyaman dan meresapi perjalanannya di alam bebas denga lebih khidmat.

“Biasanya hari libur di jalur dan puncak berdesakan karena pendaki tak terbatas. Selain itu pendaki yang tidak terkendali akan merusak ekosistem,” ujarnya saat ditemui di base camp pendakian Apuy.

Dikatakan dia, libur lebaran 1440 H saja terhitung kurang lebih 3000 pendaki yang melakukan aktivitas pendakian ke gunung Ciremai hanya dari jalur Apuy saja. Kemudian ditambah lagi dari tiga jalur lainnya.

“Dari empat hari kemarin sudah tercatat 3000an pendaki, mungkin karena libir panjang lebaran dimanfaatkan untuk mendaki,” ungkapnya ringan.

Lebih jauh Gandi, Simaksi online masih dalam tahap sosialisasi. Sehingga lonjakan pendaki masih terlihat di base camp pendakian Apuy. Meski begitu, terpaksa pendaki yang datang diizinkan naik walaupun sudah over capacity. Namun untuk selanjutnya pengelola tidak akan mentolerir jika kuota sudah habis pendaki harus sabar menunggu kuota pendakian kosong.

“Karena masih tahap uji coba dan sosialisasi kita masih memberikan kelonggaran untuk mengisi Simaksi manual tanpa booking,” katanya.

Untuk para calon pendaki gunung Ciremai, dapat membuka web dan media sosial resmi TNGC, karena semua informasi baik terkait penutupan jalur maupun booking pendakian lengkap didalamnya.

Dari Empat jalur pendakian resmi gunung Ciremai, yakni jalur Apuy (Majalengka), Palutungan, Linggasana dan Linggajati (Kuningan). semuanya memiliki karakteristik track sehingga pendaki belum puas jika belum menjajal semua track tersebut.

(kii/rjn)

Komentar

News Feed