Pendaki Gunung Ciremai Wajib Isi Simaksi Online

- Redaksi

Senin, 10 Juni 2019 - 17:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Kuningan – Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) merupakan puncak tertinggi di Jawa Barat dengan 3078 MDPL. Dengan segala pesona dan keindahannya menjadikan gunung Ciremai banyak diburu pendaki baik lokal maupun mancanegara.

Seringnya membludaknya pendaki, apalagi jika libur panjang seperti tahun baru dan hari raya idul fitri, atau 17 Agustus membuat pengelola jalur pendakian Apuy harus menerapkan Simaksi (Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi) secara online dan membatasi pendaki 506 orang untuk setiap harinya. Hal tersebut diungkapkan Kepala Resort jalur pendakian Apuy TNGC Gandi Mulyawan, Minggu (09/6/2019).

Baca Juga :  Raih 10 Ribu Suara di Cikbar, Obon Tabroni Kalahkan Wardatul, Rohim dan Rieke

Gandi menjelaskan, alasan diberlakukannya pembatasan pendaki dan pendaftaran online adalah untuk menjaga kelestarian gunung. Karena pendakian yang tidak terbatas akan merusak kawasan balai konservasi menjadi terganggu. Selain itu agar para pendaki merasa lebih nyaman dan meresapi perjalanannya di alam bebas denga lebih khidmat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Biasanya hari libur di jalur dan puncak berdesakan karena pendaki tak terbatas. Selain itu pendaki yang tidak terkendali akan merusak ekosistem,” ujarnya saat ditemui di base camp pendakian Apuy.

Dikatakan dia, libur lebaran 1440 H saja terhitung kurang lebih 3000 pendaki yang melakukan aktivitas pendakian ke gunung Ciremai hanya dari jalur Apuy saja. Kemudian ditambah lagi dari tiga jalur lainnya.

Baca Juga :  Sukses Kembangkan Peternakan Sapi, Desa Majasari Peroleh Mobil Maskara

“Dari empat hari kemarin sudah tercatat 3000an pendaki, mungkin karena libir panjang lebaran dimanfaatkan untuk mendaki,” ungkapnya ringan.

Lebih jauh Gandi, Simaksi online masih dalam tahap sosialisasi. Sehingga lonjakan pendaki masih terlihat di base camp pendakian Apuy. Meski begitu, terpaksa pendaki yang datang diizinkan naik walaupun sudah over capacity. Namun untuk selanjutnya pengelola tidak akan mentolerir jika kuota sudah habis pendaki harus sabar menunggu kuota pendakian kosong.

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Terapkan AKB

“Karena masih tahap uji coba dan sosialisasi kita masih memberikan kelonggaran untuk mengisi Simaksi manual tanpa booking,” katanya.

Untuk para calon pendaki gunung Ciremai, dapat membuka web dan media sosial resmi TNGC, karena semua informasi baik terkait penutupan jalur maupun booking pendakian lengkap didalamnya.

Dari Empat jalur pendakian resmi gunung Ciremai, yakni jalur Apuy (Majalengka), Palutungan, Linggasana dan Linggajati (Kuningan). semuanya memiliki karakteristik track sehingga pendaki belum puas jika belum menjajal semua track tersebut.

(kii/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita
Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri
Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pesan Menyentuh Gus Imam Hafash di Maulid Nabi PNI Cibitung: Bayangkan Rasulullah Ada di Depan Kita

Senin, 13 Juli 2026 - 12:31 WIB

Firefighter Skill Competition 2026 di Bekasi Diikuti Puluhan Tim Pemadam Industri

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:47 WIB

Jiovanno: Tujuan Revisi Tutup Celah Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru