Pemprov Kucurkan 113 Milyar untuk Pembangunan IGD Terpadu RSUD Gunung Jati

- Redaksi

Rabu, 27 September 2017 - 15:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah III Cirebon, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati yang terletak di Jl. Kesambi no. 56 Kota Cirebon untuk peninjauan hasil bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat hari Rabu (27/9).

Rumah sakit yang dijadikan rujukan se-Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) ini menerima bantuan dari Pemprov sebesar 113 milyar untuk pembangunan IGD Terpadu 5 lantai. Tahun ini, bantuan baru meluncur sebesar 30 milyar. Dana tersebut dibagi menjadi 2, yaitu 20 milyar untuk pembangunan, dan 10 milyar untuk peralatan. Sedangkan sisanya akan dikucurkan di tahun depan.

Baca Juga :  Pemprov Jabar Intensifkan Tes dan Pelacakan

“Sangat mungkin tahun depan selesai atau tahun depannya lagi. Jadi ke depannya, rumah sakit ini menjadi naik ke kelas A. Sebab ini rujukan dari Ciayumajakuning,” tutur Demiz, sapaan akrabnya saat ditemui awak media.

Menurutnya, RSUD Gunung Jati sebagian besar adalah bangunan lama. Jadi pembangunannya nanti akan ke atas, bukan ke samping.

“Dengan luasnya yang 6,4 hektar, ruang terbuka hijau masih dipertahankan. RSCM saja gak sampai segitu. Jadi, ini adalah rumah sakit modern yang masih mempertahankan ruang terbuka hijau yang memadai,” tuturnya.

Baca Juga :  Tropicana Slim Ajak Masyarakat Lawan Hoaks Kesehatan, untuk Cegah dan Atasi Diabetes di 33 Kota di Indonesia

Sedangkan menurut Bunadi, selaku Direktur RSUD Gunung Jati, bantuan dari Pemprov sudah ada sejak tahun 2012, yaitu gedung untuk keluarga miskin yang diberi nama Prabu Siliwangi. Kemudian di tahun 2014, gedungnya dinaikkan lagi menjadi 3-4 lantai.

“Ini rumah sakit rujukan di Jawa Barat bagian timur. Kami akan intensif komunikasi dengan beliau,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan keterangan kepada awak media didampingi jajaran Pemerintah Kota Bekasi terkait capaian Kota Bekasi dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) 2025, Senin (7/9/2026). Kota Bekasi menempati peringkat keenam nasional dengan skor 94,43.

Pemerintahan

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 Sep 2026 - 16:35 WIB