Pemkot Tangerang Kembali Berlakukan Belajar Daring Tekan Kasus Covid-19

- Redaksi

Rabu, 26 Januari 2022 - 11:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Sejumlah siswa mencuci tangan sebelum mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di SMAN 1 Kota Tangerang, Banten, Senin (6/9/2021). Dinas Pendidikan Provinsi Banten menggelar uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah menengah atas di Kota Tangerang secara terbatas dengan sistem bergiliran serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pemkot Tangerang Kembali Berlakukan Belajar Daring Tekan Kasus Covid-19

i

Sejumlah siswa mencuci tangan sebelum mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka terbatas di SMAN 1 Kota Tangerang, Banten, Senin (6/9/2021). Dinas Pendidikan Provinsi Banten menggelar uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah menengah atas di Kota Tangerang secara terbatas dengan sistem bergiliran serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pemkot Tangerang Kembali Berlakukan Belajar Daring Tekan Kasus Covid-19

Pendidikan – Pemerintah Kota Tangerang kembali memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk jenjang taman kanak-kanak/ pendidikan anak usia dini (TK/ PAUD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tangerang. Hal itu dilakukan seiring dengan tingginya angka kasus Covid-19 di Kota Tangerang saat ini.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menuturkan memberhentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) lantaran imbas dari melonjaknya kenaikan kasus Covid-19 belakangan ini. Dengan kembali dialihkannya ke pembelajaran berbasis daring atau online, diharapkan dapat menekan penyebaran kasus Covid-19, terutama bagi warga lingkungan sekolah.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenaikan kasusnya dalam beberapa hari terakhir cukup drastis. Makanya untuk menjaga anak-anak, mulai Rabu (26/1) proses belajar mengajar kembali online untuk sementara,” ujar Arief dalam keterangannya, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga :  Walikota Tegaskan Ke Lurah dan Kepala Puskesmas Update Data Covid-19

 

Arief mengatakan, kebijakan PJJ diambil dengan mengacu pada hasil evaluasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kota Tangerang terkait pelaksanaan PTM berkapasitas 100 persen. Kegiatan PTM 100 persen tersebut diketahui telah berjalan sejak memasuki semester genap tahun ajaran 2021/2022, tepatnya pada 3 Januari 2022.

 

“Mengacu hasil evaluasi PTM, serta saran dan masukan dari organisasi profesi medis. Ini dilakukan demi keselamatan anak-anak,” ujarnya.

 

Dia berujar dengan kembali dilaksanakannya PJJ, ia juga akan melakukan evaluasi sistem pembelajaran daring dengan melihat perkembangan kasus Covid-19 di Kota Tangerang. Dia berharap kebijakan PJJ berhasil menurunkan angka kasus Covid-19, sehingga PTM bisa kembali dilaksanakan.

Baca Juga :  Gubernur Jabar : 19 Desa Risiko Bencana Tinggi

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin menambahkan kembali diberlakukannya PJJ mulai dari jenjang TK/ PAUD hingga SMP di seluruh wilayah Kota Tangerang merupakan upaya mengantisipasi munculnya klaster-klaster baru di lingkungan sekolah. Pasalnya, sejauh ini sudah ada beberapa sekolah yang ditutup karena adanya klaster Covid-19.

 

“Kalau pembelajaran tatap muka terus dilanjutkan, khawatir akan ada klaster-klaster baru. Untuk saat ini ada dua sekolah yang ditutup karena positivity rate-nya di atas lima persen, yaitu sekolah di Ciledug dan di Larangan,” ujar Jamaluddin.

 

Baca Juga :  Kabupaten Bekasi Menjadi Wilayah Yang Tidak Patuh Prokes

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang, per Selasa (25/1), kasus baru Covid-19 bertambah sebanyak 209 kasus menjadi 30.774 kasus. Angka pasien yang dirawat naik 197 orang menjadi 1.028 orang. Adapun konfirmasi sembuh bertambah 11 orang menjadi 29.249 orang, sedangkan tercatat ada satu pasien Covid-19 meninggal dunia sehingga jumlah yang meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 497 orang.

 

Pergerakan jumlah kasus baru Covid-19 di Kota Tangerang kentara mengalami tren kenaikan, terutama sejak tanggal belasan bulan Januari. Padahal pada awal-awal 2022, angka kasus baru hanya satu digit atau di bawah 10 kasus, kini angkanya melambung hingga mencapai ratusan.

 

sumber: republika.co.id

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT
Semarak HUT Bekasi dan RI, Cibitung Dorong Warga Makin Gemar Berolahraga
IPL TPA Burangkeng Belum Beroperasi, Proyek Rp10,8 Miliar Kini Dipantau Inspektorat
Bukan Sekadar Lomba Cerpen, 15 Pelajar Bekasi Berebut Juara dan Karya Mereka Bakal Dibukukan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Selasa, 1 September 2026 - 16:28 WIB

Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BPBD Kabupaten Bekasi Kirim 20 Ton Bantuan ke NTT

Berita Terbaru

GIIAS Bandung 2026 siap mengguncang Jawa Barat! Sebanyak 19 merek kendaraan bakal meramaikan pameran, termasuk lima merek baru dan yang kembali hadir. Jangan lewatkan deretan mobil, motor, hingga teknologi otomotif terbaru.

Bandung

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:26 WIB