Bekasi – Suasana ramai dan antusias warga memadati halaman Kantor Kecamatan Bekasi Barat sejak pagi. Mereka berduyun-duyun datang membawa tas belanja, ingin memanfaatkan program Pasar Murah yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sebagai langkah nyata menekan laju inflasi sekaligus meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat.
Program ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang tengah berjuang di tengah fluktuasi harga bahan pokok.
💰 Harga Miring, Kualitas Terjamin
Beragam kebutuhan pokok dijajakan dengan harga jauh lebih murah dibanding harga pasar umum. Mulai dari beras, tepung terigu, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, hingga daging sapi segar, semua tersedia dengan kualitas prima.
Antusiasme warga terlihat jelas. Sejumlah ibu rumah tangga bahkan sudah antre sejak pagi demi mendapatkan harga terbaik untuk kebutuhan dapur mereka.
“Alhamdulillah, harganya lebih murah dari di pasar. Bisa hemat banyak untuk belanja bulanan,” ujar salah satu warga sembari tersenyum puas membawa dua karung beras dan minyak goreng rakyat.
🗣️ Wakil Wali Kota Bekasi: Pasar Murah untuk Rakyat, Bukan Seremonial
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe yang hadir langsung meninjau kegiatan tersebut menegaskan bahwa pasar murah ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud konkret kehadiran pemerintah di tengah rakyat.
“Tujuan utama pasar murah ini adalah menjaga daya beli masyarakat. Kita ingin memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil, dan masyarakat bisa berbelanja tanpa khawatir. Kami melibatkan berbagai pihak seperti Bulog, retail modern, serta penyedia minyak goreng rakyat, agar harga benar-benar terjangkau,” tegasnya.
Harris menambahkan, pasar murah merupakan bagian dari strategi Pemkot Bekasi untuk mengendalikan inflasi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
🤝 Kolaborasi Kuat Lawan Inflasi
Kegiatan ini digelar melalui sinergi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi, Perum Bulog, serta retail modern yang menyediakan berbagai komoditas dengan harga subsidi.
“Kami pastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman. Inflasi Kota Bekasi sejauh ini masih terkendali berkat kerja keras bersama lintas sektor. Program seperti ini akan terus kami gulirkan agar masyarakat terus terbantu,” ujar Harris penuh semangat.
Ia juga menegaskan, Pemkot Bekasi berkomitmen menjadikan pasar murah sebagai agenda berkelanjutan, bukan sekadar program sesaat, agar manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
🌾 Menjaga Daya Beli, Menguatkan Ketahanan Daerah
Melalui pasar murah, Pemkot Bekasi berharap roda ekonomi lokal tetap berputar positif dan daya beli masyarakat terjaga di tengah ketidakpastian harga global.
Tak hanya membantu warga memenuhi kebutuhan pokok, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menciptakan Bekasi yang tangguh, sejahtera, dan berdaya saing.
“Ketika rakyat kuat, ekonomi daerah juga kuat. Pemerintah akan terus hadir memastikan tak ada warga yang tertinggal dari kesejahteraan,” tutup Wawali Abdul Harris Bobihoe penuh optimisme. (*)








