Pemkot Bekasi Gandeng Densus 88, Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Lawan Radikalisme

- Redaksi

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:
Ketua Forum PUSPA Kota Bekasi Hj. Wiwiek Hargono Tri Adhianto bersama jajaran Pemerintah Kota Bekasi dan narasumber dari Densus 88 Anti Teror saat kegiatan Sosialisasi Forum PUSPA dan PUSPAGA di Aula Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga serta mencegah radikalisme sejak dini di lingkungan masyarakat.

i

Keterangan Foto: Ketua Forum PUSPA Kota Bekasi Hj. Wiwiek Hargono Tri Adhianto bersama jajaran Pemerintah Kota Bekasi dan narasumber dari Densus 88 Anti Teror saat kegiatan Sosialisasi Forum PUSPA dan PUSPAGA di Aula Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat ketahanan keluarga serta mencegah radikalisme sejak dini di lingkungan masyarakat.

Kota Bekasi — Pemerintah Kota Bekasi bergerak serius memperkuat ketahanan keluarga demi menangkal ancaman radikalisme dan berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat. Langkah itu diwujudkan lewat sosialisasi Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) yang digelar bersama Forum PUSPA Kota Bekasi di Aula Kecamatan Pondok Melati, Rabu (13/5/2026).

Yang menarik perhatian, kegiatan ini turut menghadirkan jajaran Densus 88 Anti Teror sebagai narasumber untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat terkait pencegahan radikalisme sejak dini melalui lingkungan keluarga.

Baca Juga :  Wow! Ayola Hotel Lippo Cikarang Naik Level, Hadirkan Layanan Premium Bintang 4

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Forum PUSPA Kota Bekasi Hj. Wiwiek Hargono Tri Adhianto, Camat Pondok Melati Cecep Miftah Farid, kader PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sosialisasi itu, masyarakat diajak memahami pentingnya pola asuh anak, komunikasi sehat dalam keluarga, pendidikan karakter, hingga literasi digital agar anak-anak tidak mudah terpapar pengaruh negatif maupun ideologi kekerasan.

Ketua Forum PUSPA Kota Bekasi, Hj. Wiwiek Hargono Tri Adhianto menegaskan bahwa pembangunan kota tidak cukup hanya lewat infrastruktur, tetapi juga harus dibarengi dengan pembangunan mental dan kualitas masyarakatnya.

Baca Juga :  Plt. Bupati Tekankan Peningkatan Layanan Publik Oleh ASN

“Kalau keluarga kuat, lingkungan juga akan kuat. Pencegahan radikalisme harus dimulai dari rumah melalui komunikasi, kepedulian, dan pengawasan bersama terhadap anak-anak,” ujar Wiwiek.

Ia menilai peran ibu, kader PKK, tokoh agama, dan tokoh masyarakat menjadi garda terdepan dalam menjaga suasana lingkungan tetap aman dan harmonis.

Kehadiran Densus 88 dalam kegiatan tersebut juga menjadi simbol pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, aparat keamanan, organisasi perempuan, hingga masyarakat sipil dalam menjaga persatuan dan keamanan wilayah.

Baca Juga :  Pemerintah Kabupaten Bekasi Dampingi Komisi IV DPR RI Tinjau Perairan Paljaya

Pemkot Bekasi berharap edukasi seperti ini dapat memperkuat kesadaran masyarakat terhadap bahaya radikalisme sekaligus membangun lingkungan sosial yang lebih aman, toleran, dan kondusif bagi generasi muda.

Dengan semangat kebersamaan, Kota Bekasi ingin memastikan keluarga menjadi benteng pertama dalam menjaga masa depan bangsa dari berbagai ancaman sosial dan ideologi kekerasan.

(*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang
Harlah Pancasila 2026, Plt Bupati Bekasi Tegaskan Pancasila Benteng Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru