Pemerintah Canangkan Imunisasi MR Bulan Agustus-September

- Redaksi

Senin, 7 Agustus 2017 - 19:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mencanangkan program Imunisasi Campak dan Rubella (MR) secara nasional sepanjang bulan Agustus-September 2018.

Imunisasi MR diberikan gratis kepada anak usia sekolah berusia tujuh tahun hingga kurang dari 15 tahun setingkat SD sampai SMP yang dilaksanakan di sekolah masing-masing. Sedangkan imunisasi MR untuk bayi usia berusia sembilan bulan hingga kurang dari tujuh tahun dilaksanakan di posyandu, puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya.

Di Kota Cirebon, imunisasi MR salah satunya dilaksanakan UPTD Puskesmas Kalitanjung di SD Negeri Lemahabang, Harjamukti, pada Senin (07/08). Imunisasi MR di sekolah tersebut disambut baik dan antusias oleh pihak sekolah dan para siswa.
Dengan mengenakan masker dan sarung tangan, petugas puskemsas memberikan vaksin MR kepada ratusan siswa mulai dari kelas I hingga IV.

Baca Juga :  Kunjungan Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Kepala UPT Puskesmas Sidamulya Harapkan Bantuan

Kepala UPTD Puskesmas Kalitanjung, Walyanah, mengatakan, puskemasnya menargetkan sekitar empat ribu anak berusia sembilan bulan hingga kurang dari 15 tahun yang tersebar di 13 RW di Kelurahan Harjamukti, dapat mengikuti program Imunisasi MR.

Dikatakan Walyanah, campak dan rubella merupakan penyakit infeksi menular melalui saluran pernafasan. Anaka maupun orang dawasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi campak dan rubella maupun yang belum mengalami sakit tersebut beresiko tinggi tertular. Namun, penyakit campak dan rubella dapat dicegah melalui pemberian vaksin MR.

Baca Juga :  Komnas PA Gelar Pertemuan dengan Orangtua supaya Menangkal Paham Radikal dan Persekusi

“Diharapkan dengan adanya imunisasi MR ini masyarakat Indonesia dapat terhindar dari penyakit campak dan rubella,” pungkas Walyanah. (juf/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Universitas Pelita Bangsa Edukasi Warga Bekasi, Kekerasan terhadap Hewan Bisa Berujung Hukum
Sosialisasi SPMB di Kabupaten Bekasi Diperkuat, Pranoto Tekankan Pencegahan Masalah PPDB
DPRD Bekasi Warning Disdik, SPMB 2026 Jangan Sampai Chaos Lagi
Tri Adhianto Tegaskan SPMB Bekasi Tanpa Titipan, Gandeng Kejari
Asep Surya Bikin Heboh Galaksi SDIT An-Nur, Siswa Diminta Berani Mimpi Besar
Pendidikan Karakter Jadi Sorotan
Perda Perlindungan Guru Bekasi Dinilai Mendesak, Kadisdik Soroti Keamanan Pendidik
TKA Berbasis Komputer di SD Bekasi, Pengawasan Ketat dan Sistem Baru

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:49 WIB

Universitas Pelita Bangsa Edukasi Warga Bekasi, Kekerasan terhadap Hewan Bisa Berujung Hukum

Senin, 11 Mei 2026 - 13:59 WIB

Sosialisasi SPMB di Kabupaten Bekasi Diperkuat, Pranoto Tekankan Pencegahan Masalah PPDB

Senin, 4 Mei 2026 - 10:00 WIB

DPRD Bekasi Warning Disdik, SPMB 2026 Jangan Sampai Chaos Lagi

Senin, 4 Mei 2026 - 09:43 WIB

Tri Adhianto Tegaskan SPMB Bekasi Tanpa Titipan, Gandeng Kejari

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:21 WIB

Asep Surya Bikin Heboh Galaksi SDIT An-Nur, Siswa Diminta Berani Mimpi Besar

Berita Terbaru