Pedagang Buah Mangga Asal Cirebon Habiskan 15 Ton Perhari Hingga Ke Jakarta

- Redaksi

Selasa, 2 Oktober 2018 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buah Mangga: Habiskan 15 Ton Perharinya hingga dikirim Kepasar Induk Jakarta.

i

Buah Mangga: Habiskan 15 Ton Perharinya hingga dikirim Kepasar Induk Jakarta.

RJN, Cirebon – Pertanian tanaman mangga menjadi primadona dikalangan masyarakat pedesaan yang berada di kawasan lembah Ciwado dan perbukitan disekitarnya memiliki area pertanian mangga seluas 150 Hektar lebih yang masuk dalam wilayah Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat.

Adalah para petani mangga asal Desa Belawa yang telah mampu menerapkan sistem pertanian mangga secara Off Season atau berbuah diluar musim menghasilkan produksi mangga yang melimpah ruah dan menjadi sentra mangga terbesar di Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Daniel Muttaqien Mendapat Dukungan dari Alim Ulama se-Jawa Barat

Dituturkan oleh Kartim (61) tahun Pedagang mangga asal Desa setempat, jika para petani mangga di Desanya kini sudah mampu memetik mangga dari mulai Maret yang termasuk panen diluar musim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang petani disini memetik mangga bisa 2 kali dalam setahun dimulai bulan maret sebagai Off Season dan sekarang bulan oktober ini masuk pada panen raya,” ungkapnya kepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di gudang miliknya di bilangan jalan Cipeujeh Kamarang, Senin (2/10/2018).

Baca Juga :  Pengelolaan Sampah dan Mangrove Melalui GITA Laut

Masih menurut Kartim sebagai penjual mangga yang langsung mengirim ke Pasar Induk di Jakarta memerlukan pasokan yang cukup sehingga dirinya menerapkan sistem investasi pada setiap petani mangga agar petani mampu memberikan pupuk dan obat agar panen melimpah.

“Setiap tahun saya berikan pinjaman tanpa bunga pada petani mangga dan bayar seusai panen raya, untuk petani mangga diberikan harga sesuai pasaran dan Alhamdulillah hasil panen dari para petani melimpah ruah”.

Baca Juga :  Sejarah Desa Sindang Laut Cirebon

Kartim menambahkan jika pasokan mangga milik para petani sangat diminati konsumen di Kota Kota besar baik di Pulau Jawa hingga Sumatra karena sudah terkenal akan kualitas magga yang super.

“Adapun market buah mangga hasil pertanian disini sudah menembus pasar di Kota Kota Besar seperti Batam, Palembang, Lampung, Jakarta, Semarang hingga Surabaya, bahkan untuk permintaan ke pasar induk Jakarta tidak kurang dari 15 Ton perhari”. Pungkasnya

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Longsor Maut, Tambang Ditutup!
Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan
Zona Longsor Diabaikan, 14 Orang Jadi Korban Tambang Gunung Kuda!
Korban Eks Perawat Didampingi Polisi dan Komnas Perlindungan Anak
Pemprov dan Pemkab Cirebon Kolaborasi Tangani Jalan Rusak

Berita Terkait

Senin, 15 September 2025 - 16:00 WIB

Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!

Minggu, 1 Juni 2025 - 13:46 WIB

Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:08 WIB

Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan

Jumat, 30 Mei 2025 - 20:00 WIB

Longsor Maut, Tambang Ditutup!

Jumat, 30 Mei 2025 - 16:09 WIB

Gunung Kuda Murka, Dedi Mulyadi: Tambang Tanpa Etika adalah Kejahatan

Berita Terbaru