Pengelolaan Sampah dan Mangrove Melalui GITA Laut

- Redaksi

Kamis, 26 Oktober 2017 - 16:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Gerakan Cinta Laut (Gita Laut) dapat memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah dan mangrove. Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Kelautan dan Perikanan Kota Cirebon Erythrina Oktiani kepada awak media saat menghadiri Gita Laut Pelatihan Pengelolaan Sampah di Aula Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan Kota Cirebon, Kamis (26/10).

Menurut Ery, sapaan akrabnya, selain itu juga bisa memberikan pelatihan kepada guru-guru dan mahasiswa pecinta lingkungan tentang pengolahan sampah. Sebab, sampah-sampah itu nantinya bisa diolah kembali menjadi semacam kerajinan atau pupuk.

Baca Juga :  Tragis, Begini Nasib Petambak Garam di Cirebon

Ery menambahkan, tanggal 28 Oktober 2018 nanti akan diadakan kegiatan bersih-bersih laut dan pantai beserta komunitas pantai, masyarakat sekitar, mahasiswa, dan nelayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tanggal 28 Oktober nanti bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, kita akan mengadakan kegiatan bersih-bersih laut dan pantai di sekitar Kejawanan ini,” jelasnya saat ditemui awak media.

Baca Juga :  Gerakan Stabilisasi Pangan di Wilayah Polda Metro Jaya

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting dilakukan. Sebab kondisi laut sudah dipenuhi oleh sampah. Sampah-sampah tersebut berasal dari sungai-sungai yang semuanya menuju laut. Sehingga sampah berkumpul di laut.

“Sungai-sungai ini membawa sampah seperti sampah industri, kimia, rumah tangga, dan lain-lain. Kemarin Dinas Lingkungan Hidup sudah bersihin sampah, sekarang giliran kita yang bersihin laut,” jelasnya.

Sedangkan menurut Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Hendi mengatakan bahwa kegiatan nanti tidak hanya bersih-bersih saja, tapi juga ada edukasinya.

Baca Juga :  Peringati Hari Gerak Bhayangkari, Polsek Lemahabang Bantu Masyarakat Membuat Akta Lahir

“Tidak hanya bersih-bersih saja. Ada edukasinya bagi guru-guru dan mahasiswa di situ. Meskipun tidak melibatkan semuanya,” jelas Hendi.

Dengan adanya edukasi tersebut, Hendi berharap mereka bisa menularkan kesadaran akan pentingnya pengolahan sampah supaya tidak merusak laut.

“Mereka ini bisa menularkan kepada anak didiknya atau keluarganya, supaya sampah ini perlu diperhatikan. Jangan sampai sampah menjadi persoalan besar lagi bagi anak cucu kita kelak,” harapnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri
Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap
8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
Demi Keselamatan Siswa, Akses SMAN 20 Bekasi Dibongkar dan Diperlebar 8 Meter
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 16:35 WIB

Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 16:04 WIB

Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Senin, 7 September 2026 - 15:09 WIB

Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Panggil Fajar Paper, Pastikan Perizinan Pengolahan Limbah Lengkap

Rabu, 2 September 2026 - 22:44 WIB

8.000 PPPK Kota Bekasi Tuntaskan Orientasi, Tri Adhianto Tekankan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB