Parah, Ribuan Mobil Bodong Bebas Berkeliaran

  • Whatsapp

RakyatJabarNews.com, Cirebon– Tingginya aktifitas industri Pertambangan di Wilayah Beber dan Sindanglaut mengakibatkan padatnya arus lalu lintas di jalur Beber dan sindanglaut oleh truk pengangkut material pasir dan tanah merah mengakibatkan jalan licin dan debu beterbangan.

Kondisi memprihatinkan ini membuat gerah Anggota Legislator dari Fraksi PDIP Kabupaten Cirebon adalah Suherman Anger Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Cirebon yang mengkritisi Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon.

Bacaan Lainnya

Saat ditemui di bilangan Sindanglaut, Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Cirebon, Suherman atau biasa disapa Dewan Anger mengatakan seharusnya pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon mengintensifkan razia gabungan bersama Polres Cirebon,”Selasa (7/8/2018).

“Sesuai tupoksi kami dari Komisi 3, melihat kondisi ini sudah sangat memperihatinkan banyak mobil mobil yang tidak layak oprasional tetap beroprasi, seharusnya Dishub melakukan razia gabungan dengan jajaran Satlantas Polres Cirebon,”ungkapnya.

Masih menurut Dewan Anger selain menertibkan armada yang mengangkut material pasir dan tanah merah juga truk tua angkutan Tebu yang melawati batas kententuan. Penegakan aturan KIR merupakan cara dalam memperoleh Pendapatan Asli Daerah melalui proses uji kelayakan kendaraan.

Seharusnya mobil mobil yang mati KIR nya di kandangkan saja sampai pemilik mobil mengurus KIR, selain itu cara memperoleh PAD sekaligus ini juga merupakan cara meminimalisir kecelakaan apalagi dimusim penghujan itu sangat licin akibat tumpahan pasir dan tanah merah.

Ditambahkan Anger seharusnya angkutan beracun dan berdebu dilarang beraktifitas di siang hari karena mengganggu aktifitas masyarakat sesuai Peraturan Ketertiban Umum namun kenyataannya di siang hari bebas berkeliaran.

Untuk jalan Kabupaten kapasitas maksimal itu 8 Ton selain itu menurut Perda Ketertiban Umum tahun 2015 kendaraan yang mengangkut material beracun atau berdebu tidak boleh beroprasi di siang hari, harus di malam hari.

Dishub Kabupaten Cirebon harus lebih greget lagi dalam melakukan penertiban angkutan yang melanggar peraturan,”tandasnya.(ymd/RJN)

Pos terkait

Comment