Nasrudin Azis Enggan Berkomentar Soal Dilarangnya Angkutan Online oleh Dishub Jabar

- Redaksi

Rabu, 11 Oktober 2017 - 16:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Walikota Cirebon Nasrudin Azis tidak bisa berkomentar soal keputusan Dishub Provinsi Jawa Barat yang melarang angkutan berbasis online untuk beroperasi dahulu, hingga menunggu keputusan selanjutnya. Hal tersebut dilakukan Dishub karena ada rencana mogok massal angkutan konvensional di Bandung.

“Saya tidak bisa berkomentar. Padahal belum ada sebulan angkutan konvensional dan online ini berdamai, sudah muncul keputusan itu,” jelas Azis di depan awak media usai menjalani sidang Paripurna di Ruang Griya Sawala DPRD Kota Cirebon jl. Siliwangi Kota Cirebon hari Rabu (11/10).

Baca Juga :  57 Produk Pelayanan Publik Pemprovi Jabar Raih Penghargaan Ombudsman RI

Azis melanjutkan, padahal Pemkot belum menentukan tempat-tempat penjemputan untuk angkutan online dan belum ada satu bulan ikrar perdamaian antara kedua belah pihak. Hal tersebut cukup membuatnya terkejut.

“Insya Allah Kota Cirebon akan tetap menjalankan ikrar perdamaian tersebut. Kesepakatan akan tetap berjalan,” jelasnya.

Azis berharap dengan adanya larangan dari Dishub Provinsi Jawa Barat tersebut, tidak membuat kedua belah pihak baik angkutan konvensional maupun online di Kota Cirebon menjadi alasan munculnya perseteruan kembali.

Baca Juga :  Wali Kota Hadiri Pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Cabang Kota Bekasi

“Saya berharap larangan dari Dishub Provinsi itu tidak dijadikan alasan bagi kedua belah pihak untuk berseteru kembali,” harapnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB

Kondisi bangunan Rumah Sakit Watunggong di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan didukung pembangunannya melalui bantuan kemanusiaan Rp2,1 miliar dari masyarakat Kota Bekasi.

Nasional

Warga Bekasi Galang Rp2,1 Miliar, Bangun Rumah Sakit di NTT

Jumat, 16 Okt 2026 - 16:37 WIB