Parah, Lokasi Galian Tanah Merah Libur Saat DPRD Kabupaten Cirebon Kunker

- Redaksi

Kamis, 2 Agustus 2018 - 20:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Sidak: Komisi 1 dan Komisi 3 DPRD Kabupaten Cirebon, mengujungi Lokasi Galian yang di duga telah melewati luas lahan yang di ijinkan oleh Instansi terkait.

i

Sidak: Komisi 1 dan Komisi 3 DPRD Kabupaten Cirebon, mengujungi Lokasi Galian yang di duga telah melewati luas lahan yang di ijinkan oleh Instansi terkait.

RakyatJabarNews.com, Cirebon– Panas Terik yang disertai debu tidak menyurutkan langkah dari Para Anggota Legislator yang tergabung dalam Komisi 1 dan Komisi 3 DPRD Kabupaten Cirebon, mengujungi Lokasi Galian yang di duga telah melewati luas lahan yang di ijinkan oleh Instansi terkait. Adalah Lokasi Galian Tanah Merah milik salah seorang pengusaha lokal asal Desa Cipeujeh Kulon Kecamatan Lemahabang yang menambang di wilayah Desa Cipeujeh Wetan.

Kekecewaan nampak di raut wajah para Legislator yang sengaja meninjau lokasi galian tanah merah yang tidak ada aktivitas apa pun ditambah lagi pengusaha tidak ada ditempat serta tidak bisa dihubungi.

Baca Juga :  Heboh, Bola panas Galian C di Ciawi Asih Terus bergulir

Menurut Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Cirebon, walaupun kurang sehat namun sengaja mendatangi lokasi namun pengusaha galian seolah menghindar. Kamis (2/8/2018).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini seperti kucing kucingan, kami datangi namun usaha galian mendadak libur”.

Sedangkan menurut Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Cirebon, Aan Setiawan mengatakan sangat kecewa, padahal kunjungan kerja ini untuk mengklarifikasi tentang tanah Kas Desa yang sudah di gali namun tidak jelas.

Baca Juga :  Wujudkan Mimpi Pelanggannya, Grab Gelar Temu Seru di Cirebon

“Ini kan mau klarifikasi infonya yang sudah keluar itu 7 Hektar padahal dalam ijin hanya 6.4 Hektar, infonya ada tanah titisara yang sudah di gali 0.6 hektar,”tuturnya.

Masih menurut Aan dirinya sempat keras berbicara namun pihak Desa mengaku tidak ada tanah titisara yang di gali. Harus di cari kebenarannya biar clear. Sedangkan menurut Kabid Lingkungan Hidup, dirinya baru tahu jika ada galian tanah merah di Cipeujeh Wetan.

Baca Juga :  Ketum PPP Dampingi Jokowi Hadiri Pernikahan di Palimanan

“Kami baru kesini dan baru tahu ada galian tanah merah disini, nanti akan kordinasi dengen instansi yang lain”.

Sedangkan menurut Kabid Pol PP Kabupeten Cirebon, Sisyanto mengatakan jika dirinya tidak segan segan menutup lokasi galian yang menyalahi aturan.

“Kami dari Pol PP Kabupaten sedang menunggu pelimpahan kewenangan dari Pol PP Provinsi, kami tidak segan untuk menutup galian yang melanggar,”tegasnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Jasa Marga Gelar Tinjauan Keselamatan Terpadu di Tol Palikanci, Begini Hasilnya!
Tragedi Gunung Kuda! Jasamarga Kerahkan Derek Raksasa Angkat Truk- truk Terkubur
Gunung Kuda Kembali Bergemuruh, Tim SAR Nyaris Jadi Korban Longsor Susulan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru

Keterangan Foto:
Calon Kepala Desa Muktiwari nomor urut 1, H. Bahrudin, S.E., bersama pendukungnya mengikuti rangkaian kampanye Pilkades Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu (12/9/2026). Kampanye mengusung tagline “Birukan Langit, Putihkan Hati” dan mendapat antusiasme dari warga.

Pilkades

Bahrudin Nomor Hiji, Ribuan Warga Muktiwari Tumpah Ruah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:11 WIB