Parah, 33 Orang Meninggal Setiap Hari Akibat Narkoba

- Redaksi

Senin, 2 Oktober 2017 - 18:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

šŸŽÆ Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Permasalahan narkoba memang tiada habisnya. Parahnya, setiap hari ada sekitar 33 orang meninggal karena penyalahgunaan narkoba. Jelas kondisi ini sangat memprihatinkan, apalagi bagi generasi penerus bangsa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Yusdian Abdi S.Sos dalam acara Sosialisasi bidang P4GN di hadapan 200 murid SMP IT Al-Multazam Kabupaten Cirebon yang bertempat di Pesanggrahan Goa Sunyaragi, Jl. Brigjen Dharsono, Kota Cirebon hari Senin (2/10). Acara tersebut sendiri dimulai pukul 10.00 WIB.

Dia melanjutkan bahwa menurut Presiden RI Joko Widodo, Indonesia darurat narkoba pada tahun 2015.

“Pada tahun 2015, Presiden Jokowi menyatakan Indonesia darurat narkoba. Dan sampai sekarang status itu belum dicabut,” jelasnya.

Karena statusnya itu, pemerintah selalu berusaha memerangi narkoba. BNN dan Polri setiap harinya menangkap para pelajar yang merupakan pemakai atau pecandu narkoba. Jelas ini suatu fakta yang mencengangkan bagi bangsa Indonesia.

Yusdian melanjutkan, para pengguna narkoba dari kalangan bukan pelajar berkisar 19%, kalangan pelajar berkisar 25%, dan pekerja swasta serta pemerintahan sebesar 56%.

Baca Juga :  Jembatan Penghubung Dua Desa Akhirnya Rampung

Tingginya pengguna narkoba di kalangan pelajar karena pada usia segitu, rasa keingintahuannya begitu tinggi. Remaja selalu ingin mengetahui hal-hal baru.

“Banyaknya pelajar yang jadi korban atau pemakai, karena tingkat rasa ingin tahunya tinggi. Jadi, mereka mudah terpengaruh untuk coba-coba,” tuturnya.

Jenis narkoba yang paling banyak diketahui sekarang oleh pelajar adalah ganja, heroin, sabu, dextro. Sedangkan jenis narkoba paling banyak dikonsumsi oleh kalangan pelajar adalah pil dextro, sabu, tembakau gorila, ekstasi.

Baca Juga :  Pembayaran Tol Non Tunai Mulai Berlaku 31 Oktober 2017

Sedangkan jenis narkoba yang paling baru beredar di kalangan pelajar adalah permen superman, brownies yang di dalamnya terdapat bahan ganja dan pil dextro.

Menurut Yusdian, efek narkoba dapat menyebabkan kerusakan pada otak, jadi habitual, kecanduan, dan halusinasi.

“Saya berpesan agar pelajar jangan mau coba-coba. Pintar-pintarlah dalam memilih teman dan selalu waspada,” pesannya di hadapan para siswa.(Juf/RJN)

 

Redaksi menerima kirimanĀ berita/artikel/video/foto amatirĀ melalui emailĀ rakyatjabarnews@gmail.com, disertai dengan biodata lengkap. KirimanĀ Berita/artikel/video/fotoĀ akan melalui proses moderasi.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan
OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus
Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 13:16 WIB

18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris

Rabu, 2 September 2026 - 12:25 WIB

APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Selasa, 1 September 2026 - 06:44 WIB

HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Selasa, 1 September 2026 - 06:34 WIB

OTT Rektor Jadi Alarm, Prof Sugianto Soroti Integritas dan Tata Kelola Kampus

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:59 WIB

Debt Collector Ditahan, Diduga Hantam Warga Pakai Kursi hingga Terluka

Berita Terbaru