Nilai APBD Kota Bekasi Bakal Naik Tahun Depan

- Redaksi

Rabu, 8 November 2017 - 13:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Alokasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2018 Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang bersentuhan langsung ke masyarakat jelang pemilihan kepala daerah bakal ada kenaikan. APBD Kota Bekasi pada 2018 diproyeksikan mencapai Rp5,9 triliun.

Asisten Daerah III bidang Administrasi, Dadang Hidayat mengatakan, nilai APBD tahun depan meningkat dibanding tahun ini sebesar Rp 5,4 triliun setelah dirubah menjadi Rp5,7 triliun. Adapun porsi belanja tahun depan sebesar 56 persen, dan belanja tidak langsung atau pegawai sebesar 44 persen.

Baca Juga :  KPU Kota Cirebon Gelar Rapat Penetapan Jadwal Kampanye Rapat Umum

“APBD masih dibahas, belum final, paling lambat 30 November,” kata Dadang, Rabu (08/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dadang melanjutkan, organisasi perangkat daerah yang mendapatkan alokasi anggaran cukup besar seperti Dinas PUPR sebesar Rp900 miliar, karena menyangkut infrastuktur jalan dan saluran. Selain itu, ada peningkatan alokasi anggaran untuk program kemasyarakatan lainnya.

Baca Juga :  Solidaritas Banjir Muaragembong, Bantuan BPBD hingga Relawan Mengalir ke Warga

Ia mencontohkan, kenaikan anggaran untuk program kemasyarakatan seperti pemberian insentif bagi ketua RT dari Rp1 juta menjadi Rp1,250 juta, kemudian untuk ketua RW dari Rp1,5 juta menjadi Rp1,750 juta, ada pula kenaikan insentif bagi anggota perlindungan masyarakat dan kader posyandu dari Rp200 ribu menjadi Rp500 ribu. “Paling besar untuk kartu sehat, hampir Rp200 miliar,” kata dia.

Baca Juga :  Persediaan Alat Cabor di Cirebon Masih Terbatas

Dadang mengatakan, kenaikan insentif bagian dari upaya pemerintah memberikan penghargaan kepada masyarakat demi keberlangsungan pemerintahan yang baik tanpa ada tekanan dari pihak manapun. “Juga tak ada kaitannya dengan Pilkada, ini murni hasil kajian dari tim anggaran,” kata Dadang.(Ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Dinsos Kota Bekasi Salurkan Bantuan Permakanan untuk Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Kamis, 17 September 2026 - 19:19 WIB

Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP

Kamis, 17 September 2026 - 12:52 WIB

Bapenda dan BPN Kabupaten Bekasi Sepakati Integrasi Data NIB-NOP, ZNT Jadi Acuan BPHTB

Kamis, 17 September 2026 - 11:59 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Rabu, 16 September 2026 - 19:01 WIB

Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”

Berita Terbaru