Neneng Mundur Dari Bupati Bekasi

- Redaksi

Rabu, 20 Februari 2019 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Ramainya pemberitaan tentang pengunduran diri Bupati Bekasi non aktif Neneng Hasanah Yasin melalui surat yang dikirim ke pimpinan DPRD Kabupaten Bekasi sontak membuat beberapa kalangan memberikan tanggapannya. Salah satunya dari Aktivis Mahamuda Bekasi Jaelani Nurseha.

Dirinya mensinyalir bahwa pengunduran diri Bupati Bekasi Non aktif ini adalah karena pertimbangan banyak pihak diinternal partai Golkar Khususnya dan Koalisi Partai Pengusung Bekasi Bersinar pada umumnya.

Baca Juga :  Neneng Akui Baru Dapat 10 Miliar Dari 20 Miliar

“Pengunduran diri Neneng Hasanah Yasin sebagai Bupati Bekasi selain agar proses hukum berjalan lancar, diduga karena pertimbangan elit partai untuk mempercepat definitif nya Eka Supriatmaja sebagai Bupati Bekasi,” terangnya kepada media, pada Kamis (20/2/2019).

Lalu ketika ditanya mengenai sosok wakil Bupati yang nantinya mendampingi Eka, dirinya berpendapat lebih condong kepada Novi Hasanah Yasin.

“Didalam politik kemungkinan selalu ada, dan kemungkinan itu selalu banyak. Kalau melihat kastuistis persoalan Meikarta dan konstalasi elit partai Bekasi menurut saya kemungkinan Besar kursi wakil akan diduduki oleh Novi Hasanah Yasin yang notabene adik kandung Bupati Bekasi Non aktif Neneng Hasanah Yasin,” tambahnya.

Baca Juga :  Pecah, Mahalini Hibur Pengunjung MM Mall Bekasi Gelar Late Night Sale up to 70%

Selain itu, berkaitan dengan proses hukum kasus suap megaproyek Meikarta, dirinya menduga ada keterlibatan Plt Bupati Bekasi Eka Supriatmaja mengingat komunikasi baik antara Bupati Bekasi Non aktif beserta oknum kepala SKPD kepada Wakil Bupati membuka celah KPK untuk terus melakukan penyidikan secara objektif dan berkesinambungan.

Baca Juga :  Aktivis Cirebon Timur Media Tidak Boleh Menjadi Corong Penguasa

“Belasan anggota Dewan telah mengakui menerima aliran suap, dan memulangkannya. Tinggal kita lihat perkembangannya saja, apakah ada keterlibatan Eka yang pada saat itu menjadi wakil Bupati atau tidak?, Neneng saja waktu itu, menyebut ‘Demi Allah’ tidak tahu, eh ternyata terlibat,” sindirnya.(zae/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Tanggapi Aspirasi Pegawai, Perumda Tirta Bhagasasi Pastikan Layanan Air Tetap Normal
1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa
Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar
Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Enam Hari Aniaya dan Sekap Kekasih, Pria di Bekasi Ditangkap Saat Kabur ke Matraman

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Rabu, 22 Juli 2026 - 14:30 WIB

1.564 Anggota BPD Dilantik, Asep Surya Atmaja Tegaskan Netralitas dan Kolaborasi Desa

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:33 WIB

Asep Sebut SK Anggaran Pilkades Sudah Ditandatangani, Pemkab Bekasi Siapkan Rp59 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:45 WIB

Tri Adhianto Tinjau Relokasi Pedagang Pasar Baru, Pemkot Siapkan Kanopi dan Eskalator

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:44 WIB

Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri

Berita Terbaru

Tampak gedung XLSMART Tower di Jakarta. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk resmi ditetapkan sebagai salah satu pemenang seleksi pita frekuensi radio 700 MHz dan 2,6 GHz Tahun 2026, yang akan dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan layanan 4G, mempercepat pengembangan 5G, serta meningkatkan kualitas konektivitas digital di Indonesia. Foto: Dok. XLSMART.

Bisnis

XLSMART Resmi Raih Spektrum 700 MHz dan 2,6 GHz

Kamis, 23 Jul 2026 - 07:03 WIB