Yuddy Renaldi Mundur dari Kursi Dirut Bank BJB, Ada Apa?

- Redaksi

Selasa, 4 Maret 2025 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yuddy Renaldi resmi mengundurkan diri dari posiisinya sebagai direktur utama Bank BJB. (Foto: Erman Subekti)

i

Yuddy Renaldi resmi mengundurkan diri dari posiisinya sebagai direktur utama Bank BJB. (Foto: Erman Subekti)

Nasional – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB mengumumkan pengunduran diri Yuddy Renaldi dari jabatannya sebagai direktur utama (dirut) perseroan.

Mengutip keterbukaan informasi, 4 Maret 2025, manajemen Bank BJB telah menerima surat pengunduran diri Yuddy Renaldi. Adapun pengunduran diri yang dilakukan Yuddy atas alasan pribadi.

“Pada tanggal 4 Maret 2025, perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Yuddy Renaldi selaku direktur utama perseroan. Pengunduran diri tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan alasan pribadi,” tulis manajemen Bank BJB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, permohonan pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun Buku 2024 sesuai dengan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga :  PJ Bupati Bekasi Lantik 6 Pejabat Struktural dan 29 Pejabat Fungsional

Manajemen Bank BJB menegaskan, bahwa kegiatan usaha, operasional, dan layanan perseroan tetap berjalan normal.

“Manajemen dan karyawan Bank BJB tetap berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan menjaga kinerja perusahaan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik,” tulis manajemen BJBR.

Profil Yuddy Renaldi

Yuddy bukanlah sosok baru di dunia perbankan Tanah Air. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) periode 2023-2027 ini tercatat pernah bekerja di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) hingga bank ini dimerger dengan tiga bank lainnya pada 1999 untuk membentuk Bank Mandiri.

Di bank berlogo pita emas ini, Yuddy pernah dipercaya sebagai Group Head Special Asset Management II BMRI Bank Mandiri (2013-2016) dan Group Head Subsidiaries Management Bank Mandiri (2016-2017).

Baca Juga :  UMKM Kecil, Dampak Besar! Jasa Marga Buktikan Bisa!

Kemudian pada 2017, Yuddy memutuskan hijrah dan melanjutkan perjalanan kariernya di PT Bank Negara Indonesia (BNI). Kala itu, dia menjabat sebagai Senior Executive Vice President (SEVP) Remedial dan Recovery BNI.

Leadership dan pengalamannya berkarier di bank pelat merah, rupanya membuat para pemegang saham BJBR kepincut dengan sosok Yuddy. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BJB pada Selasa, 30 April 2019, Yuddy resmi ditunjuk jadi orang nomor satu di bank kebanggaan warga Jawa Barat tersebut.

Lewat tangan dingin Yuddy, Bank BJB menjelma menjadi bank daerah yang terus bertransformasi dan tumbuh solid. Menurut data Biro Riset Infobank (birI), sejak 2019, Bank BJB terus mengalami pertumbuhan. Pada September 2024, aset Bank BJB mencapai Rp201 triliun. Lima tahun lalu (2019) asetnya masih di angka Rp123,5 triliun. Pertumbuhan yang fantastis, mengingat di rentang 2020-2022 ada COVID-19.

Baca Juga :  Tri Adhianto Sambut Siswa SLB Patriot, Ajak Mengenal Lebih Dekat Pemerintahan Kota Bekasi

Bandingkan dengan bank-bank di kelasnya (per September 2024), seperti Maybank Indonesia yang asetnya Rp189,32 triliun, Bank UOB Indonesia dengan aset Rp168,26 triliun, dan DBS Indonesia dengan aset Rp133,2 triliun.

Tidak kalah dari bank-bank milik asing. Hebatnya lagi, Bank BJB merupakan bank terbesar di jajaran bank-bank milik pemda. Bank BJB masuk dalam jajaran elite perbankan nasional yang mampu menyalip bank-bank milik asing. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Dua Skema Atasi Sampah Burangkeng
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawali Bekasi Jenguk Korban Ledakan Cimuning, 2 Orang Dirawat di ICU

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Rabu, 8 April 2026 - 07:09 WIB

Pemkab Bekasi Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !