MP Cirebon Raya Cetak Rekor MURI

oleh -
Sebelum cetak Rekor dengan pecahkan 73 Hebel, Anggota Merpati Putih (MP) temukan undangan dengan mata tertutup, Minggu (19/8).

RJN, Cirebon– Perguruan Pancak Silat Bela Diri Tangan Kosong (Betako) Merah Putih (MP) Cirebon Raya berhasil mencatatkan Rekor MURI, Minggu (19/8) di Kompleks GOR Bima.

Dihadapan tamu undangan dan ratusan penonton di halaman Padepokan Merpati Putih (MP) Kompleks Stadion Bima, sebanyak 73 bata ringan (Hebel) yang ditumpuk setinggi 6 meter, berhasil dipukul dari atas sampai hebel hancur hingga paling bawah.

Atas hal itu, Ketua Pengurus Daerah PPS Merpati Putih Jawa Barat, Yuwono Darpito Hudoyo mengatakan, atraksi spektakuler digelar untuk memperingati HUT RI ke-73. Ada delapan kota, kata dia, yang ditunjuk menjadi penyelenggara yaitu Bandung, Bogor, Mimika, Surabaya, Solo, Banyumas, Cirebon, Makassar dan Jakarta.

“Merupakan kehormatan, Jabar diwakili dua kota, yakni Bandung dan Kota Cirebon. Jadi ini kegiatan serentak, dan Alhamdulillah, nanti bisa tercatat pada rekor Muri,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Terkait dengan rekor Muri, Yuwono menjelaskan, didelapan kota telah dihubungkan dengan siaran langsung. Jadi, tim penilai dari Muri bisa langsung memantaunya.

Sementara itu, Ketua MP Cirebon, Raya M Aman Trenggono menambahkan, dalam acara tersebut ada 17 Pesilat Merpati Putih dengan 45 jenis atraksi. Diawali dengan pertunjukan kolosal dilanjutkan dengan atraksi pematahan benda keras (handle pompa dragon) dan hebel dengan jumlah disesuaikan.

“Adapula atraksi berjalan oleh 5 anggota disekitar stadion dengan mata tertutup, setelah itu anggota disuruh mencari salah seorang tamu undangan. Dan mereka berhasil. Padahal belum genap sebulan belajar teknik getaran,” paparnya.

Dewan Pembina MP Wilayah Cirebon, Dra Hj Eti Herawati mengungkapkan kekagumannya dengan perguruan silat MP. Terlebih, pada gelaran Asian Games XVII, pencak silat sudah diperlombakan secara resmi.

“Pencak silat bukan hanya memberikan kesehatan jasmani dan bisa untuk mempertahankan diri saja, akan tetapi bisa mendapatkan prestasi tinggi. Kedepannya saya berharap bisa tembus ke Olimpiade,” terang Eti yang diberi kehormatan membuka kegiatan ini.

Ditempat yang sama, pemecah 73 hebel, Selamet Supriadi menyebutkan, jumlah itu merupakan representasi 73 tahun kemerdekaan Indonesia. Sebulan sebelumya, dirinya melakukan latihan yang cukup berat.

“Berkat latihan keras dan bimbingan dari para senior, alhamdulilah saya bisa memecahkan 73 hebel ini,” pungkasnya. (gie/RJN)

Berita Rekomendasi

Comment