Mendag Memantau Pasar Murah di Ponpes Madinatunnajah Kota Cirebon

- Redaksi

Selasa, 29 Mei 2018 - 15:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita memantau jalannya pasar murah Ramadhan di Pondok Pesantren Madinatunnajah, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Selasa (29/5). Selama bulan Ramadhan, Kemendag bekerja sama dengan sektor swasta menggelar pasar murah di seluruh Indonesia.

“Tujuannya, agar keluarga yang membutuhkan dapat membeli sembako dengan harga lebih terjangkau. Paket sembako senilai Rp 100.000 dapat dibeli dengan hanya membayar Rp 50.000,” terangnya saat ditemui awak media usai acara.

Baca Juga :  Kota Bekasi Siap Jadi Sport City, Tri Adhianto Lepas Tim Tajimalela ke Singapura

Di Pondok Pesantren Madinatunnajah ini, disiapkan 1.000 paket sembako bagi masyarakat sekitar pesantren. Tiap paket sembako terdiri atas beras 5 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, dan sirop satu botol.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Enggar menegaskan bahwa pasar murah bukanlah kegiatan bagi-bagi sembako. Warga tetap harus membelinya. Pendapatan yang diperoleh dari pasar murah akan disumbangkan kembali ke pesantren. Dengan begitu, selain membantu keluarga yang membutuhkan, masyarakat juga ikut serta membantu pesantren.

Baca Juga :  Kecamatan Rawalumbu Bekasi Kirimkan 450 Peserta Dalam Ajang MTQ

Pasar Murah Ramadhan kali ini, lanjut Enggar, merupakan bagian dari upaya menstabilkan harga bahan pokok di momen Bulan Ramadhan dan Lebaran. Kegiatan ini juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR) perusahaan.

Baca Juga :  Indonesia Pererat Kerja Sama Kemaritiman dengan Amerika Serikat

Enggar juga mendukung upaya perusahaan swasta dalam pasar murah untuk memberikan manfaat yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

“Semua ini tak lain bertujuan agar ibu-ibu tersenyum menyambut puasa dan Lebaran, serta saudara-saudara umat Muslim semakin khusyuk beribadah, tanpa beban pikiran karena dapat membeli bahan pokok dengan harga terjangkau dan stabil,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Mensos Apresiasi Karya Siswa Sekolah Rakyat Kota Bekasi, dari Lukisan hingga Perahu Elektrik
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
SDN Bojongsari 04 Punya Tiga Ruang Kelas Baru, Kini Berharap Lapangan dan Panggung Seni

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:10 WIB

IAI Nusantara Tawarkan Beasiswa Bebas SPP hingga Lulus, Tersedia 5 Program Studi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Berita Terbaru