oleh

Menanti Investor Menggarap Industri Pariwisata Di Cirebon

Ada Lahan Belasan Hektar Untuk Suaka Margasatwa Langka Kura Kura Purba

RJN, Cirebon– Suasana khas pedesaan dan suaka margasatwa bisa menjadi barang mahal bagi masyarakat perkotaan. Saat liburan, mereka yang tinggal di perkotaan sengaja pergi keluar kota untuk sekadar menikmati suasana khas pedesaan atau hijaunya pesawahan atau hutan.

Kerinduan masyarakat akan suasana pedesaan banyak dibaca oleh para pelaku wisata, salah satunya adalah Obyek Cikuya (Cikuya Park) yang berada di Desa Belawa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon. Di tempat ini, pengunjung bisa benar-benar menikmati suasana khas wisata margasatwa kura kura langka yang dikelilingi oleh pepohonan besar berusia ratusan tahun.

Obyek wisata di atas lahan seluas kurang lebih 0.2 hektar tersebut kebanyakan lahannya adalah kolam konservasi, satu sumber air alami dan dan taman dengan pohon pohon besar menjulang tinggi nan rimbun sehingga menimbulkan efek sejuk sepanjang hari.

Untuk bisa sampai ke obyek wisata ini, akses jalannya cukup mudah. Dari jalan raya Pantura pintu Tol Kanci pengunjung bisa berbelok masuk jalan kabupaten di desa Kanci menuju arah Sindanglaut hingga pertigaan. Dari situ, ada penunjuk arah sehingga tinggal menyusuri jalan desa Cipeujeh Belawa yang telah di aspal hingga bisa masuk ke kawasan obyek wisata cikuya (Cikuya Park) di desa Belawa.

Suasana pedesaan mulai terasa begitu pengunjung memasuki gerbang Desa Belawa di lembah Ciwado. Jalan desa berkelok kelok tampak bersih dari sampah dan dipinggir jalan ditumbuhi bunga berwarna warni sepanjang satu kilometer, saat masuk area pemukiman warga pun teratur rapih, di kiri dan kanan jalan. Begitu masuk ke parkiran obyek wisata ini, bau khas dari obyek wisata kura kura terasa kental.

“Konsep dasarnya memang menjual suasana asli khas konservasi kura kura di sini,” jelas Yon Maryono 38 Tahun salah seorang tokoh pemuda setempat saat ditemui, Senin (31/12/2018).

Meski telah muncul ide wisata suaka margasatwa, namun menurut Yon Maryono sampai saat ini konsep yang akan dijual belum jelas. Walaupun sudah ada dalam Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (Perda RTRW 2018), upaya untuk konservasi kura kura menjaga habitat telah disiapkan seluas 13 Hektar.

“Perlu investor berkantong tebal karena dengan luas area 13 hektar akan memerlukan investasi besar, baik untuk infrastructur maupun untuk pelepasan lahan masyarakat disepanjang aliran sungai di Cikuya, “pungkasnya.(ymd/rjn)

Komentar

News Feed