Massa Harimau Patriot Bakar Ban di Gedung DPRD

- Redaksi

Jumat, 20 Desember 2019 - 17:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Puluhan massa aksi yang mengatasnamakan Harimau Patriot membakar ban di depan Gedung DPRD Kota Bekasi di Jalan Chairil Anwar, Bekasi Timur, Jumat (20/12/2019).

Aksi bakar ban itu dilakukan sebagai upaya penekanan masyarakat kepada pembaga eksekutif agar dapat bersama-sama mengawal Judicial Review yang telah dilayangkan ke Mahkamah Agung (MA).

Kordinator Aksi, Ahmad Mustofa Kamal mengatakan bahwa keberhasilan Pemerintah Kota Bekasi sangat ditentukan pada kebijakan-kebijakan guna memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bakar Ban, Massa Tekan DPRD Kota Bekasi Dukung Judicial Review Kartu Sehat

Koordinator Aksi, Ahmad Mustofa Kamal saat berorasi di depan gedung DPRD Kota Bekasi

Dengan demikian kata dia, penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan secara baik khususnya dalam bidang kesehatan. Apalagi, Pemerintah Kota Bekasi telah menjalankan program berobat gratis berupa Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) dalam produk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

“Potensi berkembangnya aktivitas pelayanan kesehatan di Kota Bekasi membuka peluang bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan yang terbaik, peningkatan pelayanan kesehatan tersebut dapat berdampak positif bagi kehidupan masyarakat Kota Bekasi,” kata dia.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Bersama Waste4Change Launching Perahu Pembersih Sungai

Jika ditarik dalam dampak sosial, program Kartu Sehat andalan Pemkot Bekasi, kata dia selaras dengan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28 H ayat (1).

Dimana disebutkan bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapat lingkungan hidup yang baik dan sehat, serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.

“Undang-undang No 23 tahun 2014, tentang pemerintahan daerah pasal 12 ayat 1 huruf (b) bahwa urusan pemerintah wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar adalah terkait dengan kesehatan,” tegasnya.

Menurutnya, sejauh ini keseriusan Pemkot Bekasi dalam mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan tergambar dalam upaya mempertahankan program layanan kesehatan masyarakat gratis berupa Kartu Sehat.

Bakar Ban, Massa Tekan DPRD Kota Bekasi Dukung Judicial Review Kartu Sehat

Massa aksi membentangkan spanduk meminta DPRD Kota Bekasi mendukung Judicial Review layanan kesehatan masyarakat

“Konsistensi kebijakan tersebut memberikan angin segar dan menunjukan keseriusan Pemkot Bekasi dalam memberikan pelayanan kepada warganya, kebijakan yang tidak hanya mendeskripsikan langkah-langkah strategis dalam pelayanan, tetapi kebijakan tersebut juga memuat tujuan yang mulia, dalam hal ini adalah upaya untuk mensejahterakan karena modal utama untuk mewujudkan kesejahteraan adalah sumber daya manusia yang sehat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ramat Effendi Berikan Fasilitas Jaminan Kesehatan Berbasis NIK

Kebijakan layanan Kartu Sehat ia anggap sebagai solusi jitu dalam menjawab permasalahan kesehatan di Kota Bekasi. Apalagi, Eksekutif bersama Lagislatif telah menyetujui anggaran untuk 2020 yang di sahkan pada 29 November 2019 lalu, melalui sidang paripurna mengalokasikan anggaran untuk program Kartu Sehat.

“Artinya hal tersebut menjadi tanggungjawab bersama untuk dapat direalisasikan,” ujar dia.

Namun demikian, ada saja hal yang tidak dapat dihindari seperti terbitnya
aturan Nomor 33 Tahun 2019 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang intinya adalah Pemerintah Daerah tidak diperkenankan mengelola sendiri (sebagian atau seluruhnya) Jamkesda dengan manfaat yang sama dengan Jaminan Kesehatan Nasional.

Hal tersebut tentunya menuai reaksi sampai-sampai masyarakat melalui advokasi hukum mengambil inisiatif untuk menempuh jalur hukum berupa melayangkan keberatan judicial review ke MA sebagai upaya memperjuangkan agar kebijakan layanan kesehatan masyarakat dalam produk Kartu Sehat dapat dilanjutkan.

Baca Juga :  Kumpulkan 91,5 Kg Sampah, Aparatur Kecamatan Bekasi Timur Kompak Sedekah Sampah

Atas dasar ini, DPRD Kota Bekasi sebagai lembaga yang seharusnya merepresentasikan masyarakat Kota Bekasi diminta mengambil sikap resmi mendukung hal yang ditempuh oleh masyarakat.

Kamal menilai, sikap DPRD terkesan lamban dalam mengambil sikap yang di ingikan masyarakat Kota Bekasi. Ia mendorong agar seluruh legislatif menyatakan dukungan resmi Judicial Review yang dilakukan oleh tim advokasi Kartu Sehat.

“Jangan sampai ada oknum dewan yang mempolitisir kebijakan layanan kesehatan masyarakat sehingga mengobarkan kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Massa aksi juga menolak wacana adanya pembentukan Panitia Khusus (Pansus) layanan kesehatan masyarakat yang dianggapnya merugikan hajat hidup masyarakat Kota Bekasi dan berpotensi membuat suasana semakin gaduh.

“Intinya kami inginkan sekali agar program Kartu Sehat tetap dilanjutkan sehingga masyarakat tidak mampu ketika sakit tidak lagi memikirkan biaya berobat, dan saya rasa peran dewan ini dapat diharapkan dalam mendukung program itu,” pungkasnya.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga
32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo
Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas
Shin Tae-yong Hadir di Bekasi, DPD RI Bidik Calon Bintang Baru Timnas Indonesia
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:28 WIB

Tiga ASN Kabupaten Bekasi Tembus Persaingan Provinsi, Bidik Prestasi Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:00 WIB

RAPBD 2027 Disepakati, Harris Bobihoe Minta Sinergi Eksekutif-Legislatif Dijaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:27 WIB

32 Ribu Lowongan Kerja Tersedia di Nyari Gawe, Warga Bekasi Bisa Cari Kerja Tanpa Calo

Berita Terbaru